Harga Daging Sapi di Balikpapan Tembus Rp 170.000 per Kg

Sejumlah pedagang keluhkan kelangkaan stok daging sapi potong yang membuat harga jual melambung tinggi di Kota Balikpapan, Kalimantan Timur, Jumat 27 Februari 2026. (Beritasatu.com/Fuad Iqbal A.)
INDOSBERITA.ID.BALIKPAPAN – Harga daging sapi di sejumlah pasar tradisional di Balikpapan, Kalimantan Timur, mengalami kenaikan signifikan sejak awal Ramadan 2026. Minimnya pasokan sapi potong dari luar daerah disebut menjadi pemicu utama lonjakan harga tersebut.
Pantauan di Pasar Tradisional Klandasan menunjukkan harga daging sapi segar kini mencapai Rp 170.000 per kilogram pada pekan kedua Ramadan. Sebelumnya, harga masih berada di kisaran Rp 130.000 hingga Rp 150.000 per kilogram.
Kenaikan ini membuat sejumlah pembeli mengurangi jumlah belanja. Salah seorang warga, Deli, mengaku terkejut dengan lonjakan harga yang dinilai cukup tajam dibandingkan hari biasa. Ia mengatakan kini hanya membeli daging seperlunya karena harga sudah jauh di atas kisaran sebelumnya.
Pedagang daging, Hamka, mengakui harga terus merangkak naik sejak awal puasa. Saat ini, ia menjual daging sapi di rentang Rp 160.000 sampai Rp 170.000 per kilogram. Menurutnya, keterbatasan stok membuat harga sulit ditekan.
Hamka menjelaskan pasokan sapi dari luar daerah berkurang akibat terdampak bencana alam, sehingga pedagang lebih banyak mengandalkan sapi lokal yang jumlahnya terbatas. Kondisi tersebut berimbas langsung pada kenaikan harga di tingkat pasar.
Para pedagang memperkirakan harga masih berpotensi naik menjelang Idulfitri apabila distribusi belum kembali normal. Masyarakat berharap pemerintah dapat segera menstabilkan pasokan agar harga daging tidak semakin membebani konsumen selama Ramadan hingga Lebaran.




