Harga Biji Kopi Kerinci Tetap Hangat Usai Tahun Baru,Petani Masih Bernapas Lega

Harga Biji Kopi Kerinci Bertahan di Rp60–62 Ribu per Kilogram

Harga Biji Kopi Kabupaten Kerinci Masih Stabil

INDOSBERITA.ID.SUNGAI PENUH – Pasca libur Natal dan Tahun Baru, harga biji kopi di tingkat petani di Kabupaten Kerinci, Jambi, masih terpantau stabil. Hingga awal Januari ini, harga jual biji kopi berkisar antara Rp60.000 hingga Rp62.000 per kilogram, tergantung pada kualitas biji kopi yang dihasilkan petani.

Salah seorang pedagang kopi di Kerinci, Mulyadi, mengatakan stabilnya harga di tingkat petani terjadi meskipun permintaan biji kopi dari pasar internasional mengalami penurunan. Menurutnya, turunnya permintaan luar negeri turut memengaruhi harga kopi di pasar global, namun dampaknya belum dirasakan secara signifikan oleh petani lokal.

“Permintaan dari luar negeri memang menurun, sehingga harga kopi di pasar internasional ikut tertekan. Namun untuk sementara ini, harga biji kopi di tingkat petani Kerinci masih relatif stabil,” ujar Mulyadi.

Ia menjelaskan, stabilitas harga tersebut dipengaruhi oleh kualitas biji kopi Kerinci yang masih diminati pasar serta stok yang tidak berlebihan di tingkat petani.

Meski demikian, Mulyadi memperkirakan harga biji kopi berpotensi mengalami penurunan dalam beberapa waktu ke depan. Hal ini seiring dengan masuknya musim panen di sejumlah negara penghasil kopi dunia.

“Ke depan kemungkinan harga akan turun, karena beberapa negara produsen kopi seperti Brasil, Vietnam, Kolombia, termasuk Indonesia, akan memasuki musim panen. Biasanya kondisi ini berpengaruh terhadap harga di pasar,” tambahnya.

Para petani kopi di Kerinci diharapkan tetap menjaga kualitas hasil panen agar mampu bersaing di pasar, baik domestik maupun internasional, di tengah dinamika permintaan global yang masih fluktuatif.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *