Harga Ayam di Kerinci Naik,Pembeli Mulai Menjauh

Pedagang Keluhkan pendapatan Mereka Turun,karena Daging Ayam Naik
INDOSBERITA.ID .KERINCI – Harga ayam potong di Pasar Siulak, Kabupaten Kerinci, kembali merangkak naik dalam sepekan terakhir. Lonjakan harga ini membuat para pedagang mengeluh, karena pembeli mulai berkurang dan omzet mereka turun hingga 25 persen.
Para pedagang mengaku tak punya pilihan lain selain menaikkan harga. Kenaikan ini dipicu oleh harga modal pembelian ayam yang ikut naik, sehingga mereka harus menyesuaikan harga jual agar tidak merugi lebih besar.
Salah seorang pedagang, Frendi, mengatakan saat ini ayam potong dijual Rp 48.000 per kilogram, naik dari sebelumnya Rp 43.000 per kilogram.
“Kenaikan harga ini memang terasa berat, tapi mau bagaimana lagi. Modal naik, jual murah malah rugi,” ujar Frendi.
Frendi menambahkan, kenaikan harga ayam dipicu beberapa faktor. Selain memasuki momen pergantian tahun baru, yang biasanya meningkatkan permintaan, sejumlah distributor juga menyalurkan ayam ke dapur umum program makan gizi gratis, sehingga stok untuk pedagang pasar semakin menipis.
Akibat kondisi ini, para pedagang berharap pemerintah atau pihak terkait bisa memberikan solusi agar harga lebih stabil dan pembeli tetap nyaman membeli kebutuhan sehari-hari.




