Gus Yahya: Ulama Siap Bantu Program Pemerintah

Ketua Umum PBNU Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya . (Beritasatu.com/Agung Dharma Putra)
INDOSBERITA.ID.JAKARTA – Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama Yahya Cholil Staquf menyampaikan bahwa para ulama memberikan dukungan kepada Prabowo Subianto untuk menjalankan kepemimpinannya serta merealisasikan berbagai program pemerintah.
Pernyataan tersebut disampaikan Gus Yahya setelah menghadiri acara buka puasa bersama antara Presiden Prabowo dan sejumlah pimpinan organisasi kemasyarakatan Islam di Istana Merdeka, Kamis (5/3/2026).
Menurutnya, para ulama sepakat memberikan kepercayaan kepada presiden untuk bekerja menjalankan janji-janji yang telah disampaikan kepada masyarakat. Mereka juga berharap kepemimpinan Prabowo mampu menjaga stabilitas nasional sekaligus berkontribusi pada upaya perdamaian global, termasuk konflik di Palestina.
Gus Yahya menambahkan bahwa organisasi-organisasi Islam juga siap menjalin kerja sama dengan pemerintah dalam mendukung berbagai program nasional. Bentuk kerja sama tersebut nantinya akan dirumuskan dalam skema kolaborasi yang memungkinkan ormas Islam dan para ulama terlibat langsung dalam pelaksanaan sejumlah agenda pemerintah.
Ia menjelaskan, melalui kerja sama tersebut para tokoh agama diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata, baik dalam bidang sosial, pendidikan, maupun pembangunan masyarakat.
Pandangan serupa juga disampaikan oleh ulama Buya Yahya, yang menilai pemerintah membutuhkan dukungan dari berbagai pihak untuk menjaga keutuhan bangsa. Ia mengajak masyarakat untuk mendoakan agar berbagai program pemerintah dapat berjalan dengan baik.
Buya Yahya juga menilai Presiden Prabowo menunjukkan komitmen untuk menjaga negara serta terbuka menerima masukan dari para ulama maupun masyarakat.
Sementara itu, Wakil Ketua Umum PBNU Nusron Wahid sebelumnya menjelaskan bahwa dalam pertemuan tersebut Presiden Prabowo memaparkan sejumlah isu strategis yang tengah dihadapi Indonesia.
Salah satu topik yang dibahas adalah perkembangan geopolitik global, termasuk konflik di Gaza, Palestina, serta ketegangan antara Israel, Amerika Serikat, dan Iran yang dinilai berpotensi memengaruhi stabilitas kawasan.
Para tokoh agama berharap Indonesia dapat memainkan peran yang lebih aktif dalam mendorong terciptanya perdamaian di Timur Tengah sekaligus membantu meredakan ketegangan yang terjadi.
Selain isu geopolitik, Presiden Prabowo juga memaparkan sejumlah langkah pemerintah dalam menjaga stabilitas ekonomi nasional di tengah dinamika global yang terus berkembang.




