Gubernur NTB Tinjau Program Mudik Gratis di Pelabuhan Lembar

Gubernur NTB Tinjau Program Mudik Gratis di Pelabuhan Lembar

Program mudi gratis melayani rute Lembar–Surabaya diikuti ratusan warga asal Jawa Timur dan Jawa Tengah yang bekerja di berbagai wilayah NTB. (Beritasatu.com/M. Awaludin)

INDOSBERITA.ID.GERUNG – Lalu Muhammad Iqbal meninjau langsung pelaksanaan program mudik gratis di Pelabuhan Lembar, Kabupaten Lombok Barat, Minggu (15/3/2026). Program tersebut melayani rute penyeberangan menuju Surabaya dan diikuti ratusan perantau asal Jawa Timur serta Jawa Tengah yang bekerja di wilayah Nusa Tenggara Barat.

Program ini diselenggarakan pemerintah daerah bersama operator pelayaran untuk membantu masyarakat pulang ke kampung halaman dengan biaya lebih ringan. Selain itu, program tersebut juga bertujuan memastikan perjalanan pemudik berlangsung aman dan tertib menjelang musim mudik Lebaran.

Iqbal, yang akrab disapa Miq Iqbal, mengatakan pemerintah telah menyiapkan berbagai langkah untuk mengantisipasi peningkatan jumlah penumpang. Salah satunya melalui pembagian kuota peserta mudik gratis di sejumlah daerah agar proses keberangkatan berjalan lancar.

Menurutnya, hingga saat ini arus penumpang di pelabuhan masih terpantau normal meskipun mulai terjadi peningkatan kedatangan dari beberapa daerah di Pulau Jawa. Pemerintah provinsi juga telah menyiapkan posko pelayanan Lebaran yang melibatkan berbagai pihak guna mempercepat penanganan jika terjadi kendala selama perjalanan.

Sementara itu, Ketua DPC Gabungan Pengusaha Nasional Angkutan Sungai, Danau, dan Penyeberangan NTB, Firman Dandy, menyebutkan program mudik gratis tahun ini memberangkatkan ratusan penumpang menggunakan kapal milik PT Dharma Lautan Utama.

Pada keberangkatan 15 Maret 2026, tercatat sebanyak 460 pemudik mengikuti program tersebut. Dari jumlah itu, 310 orang merupakan penumpang pejalan kaki, sedangkan 150 lainnya membawa kendaraan golongan II seperti sepeda motor maupun kendaraan logistik.

Selama pelayaran, para pemudik mendapatkan berbagai fasilitas, mulai dari tiket gratis, perlindungan asuransi perjalanan hingga 14 hari, hingga layanan makan selama di kapal. Kapal juga dilengkapi fasilitas pendukung seperti ruang ber-AC, kafetaria, hiburan musik, hingga layanan khusus bagi pengemudi kendaraan logistik.

Salah satu peserta mudik, Tasman, warga Sragen yang bekerja di Kota Mataram, mengaku sangat terbantu dengan program tersebut. Ia mengatakan biaya perjalanan pulang kampung menjadi jauh lebih ringan sehingga dapat mudik bersama keluarga.

Tasman berharap program mudik gratis ini dapat terus dilaksanakan setiap tahun agar para perantau yang bekerja di NTB memiliki kesempatan pulang kampung tanpa terbebani biaya transportasi yang tinggi. Program mudik gratis jalur laut ini juga diharapkan dapat membantu mengurangi kepadatan transportasi menjelang puncak arus mudik Lebaran.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *