Indonesia langsung mengambil inisiatif serangan sejak peluit awal dibunyikan. Dominasi permainan terlihat jelas, dengan tekanan bertubi-tubi yang membuat lawan kesulitan mengembangkan permainan.
Keunggulan Indonesia dibuka pada menit ke-14 lewat aksi Beckham Putra. Memanfaatkan umpan terobosan dari Ole Romeny, ia berhasil lolos dari jebakan offside sebelum dengan tenang melewati kiper dan mencetak gol ke gawang yang sudah kosong.
Tak butuh waktu lama, duet Beckham dan Romeny kembali menunjukkan kerja sama apik. Pada menit ke-20, Beckham mencetak gol keduanya setelah menerima umpan matang tanpa kawalan, mengubah skor menjadi 2-0 yang bertahan hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, Indonesia tetap tampil agresif. Gol ketiga hadir pada menit ke-53 melalui Ole Romeny yang memanfaatkan kemelut di depan gawang setelah situasi sepak pojok.
Sejumlah pergantian pemain dilakukan untuk menjaga ritme permainan. Beberapa nama seperti Ivar Jenner, Yakob Sayuri, Joey Pelupessy, dan Sandy Walsh masuk untuk memberikan energi baru di lapangan.
Meski sempat menciptakan beberapa peluang tambahan, Indonesia belum mampu menambah gol dalam beberapa kesempatan. Namun, perubahan taktik kembali membuahkan hasil setelah masuknya pemain-pemain baru seperti Justin Hubner, Ragnar Oratmangoen, dan Eliano Reijnders.
Gol penutup akhirnya tercipta pada menit ke-75 melalui Mauro Zijlstra yang sukses memaksimalkan peluang sebagai pemain pengganti.
Kemenangan telak ini memastikan langkah Indonesia ke final, di mana mereka akan berhadapan dengan Bulgaria pada Senin (30/3).