Fenomena Sinkhole Tarik Perhatian Warga Lima Puluh Kota

Lokasi tanah amblas atau sinkhole di area persawahan, Jorong Tepi, Nagari Situjuah Batua, Kecamatan Situjuah Limo Nagari, Kabupaten Lima Puluh Kota, Sumatera Barat. (Beritasatu.com/Delfi Neski)
INDOSBERITA.ID.LIMA PULUH KOTA – Kemunculan lubang tanah besar di kawasan persawahan Jorong Tepi, Nagari Situjuah Batua, Kecamatan Situjuah Limo Nagari, Kabupaten Lima Puluh Kota, Sumatera Barat, menarik perhatian masyarakat luas. Fenomena sinkhole tersebut mendadak menjadi pusat kunjungan warga setelah ramai beredar di media sosial.
Setiap hari, lokasi itu didatangi puluhan hingga ratusan orang, baik dari daerah sekitar maupun luar kabupaten. Mereka berjalan menyusuri pematang sawah untuk menyaksikan langsung lubang yang muncul secara tiba-tiba di tengah lahan pertanian warga. Tak sedikit pengunjung yang mengabadikan momen tersebut, bahkan menjadikannya sebagai tujuan wisata dadakan.
Selain melihat dari dekat, sebagian pengunjung juga mengambil air yang keluar dari dalam lubang sinkhole. Air tersebut diyakini oleh sebagian warga memiliki manfaat tertentu bagi kesehatan, meskipun anggapan tersebut belum didukung bukti ilmiah.
Wali Jorong Tepi, Salmi, menyebutkan bahwa intensitas kunjungan ke lokasi meningkat tajam sejak peristiwa itu viral. Ia mengaku pihak jorong bersama perangkat nagari dan aparat setempat terus melakukan pemantauan untuk menjaga keselamatan warga.
“Kami terus mengingatkan agar pengunjung tidak terlalu dekat dengan lubang. Ukurannya masih bisa bertambah dan berbahaya,” ujar Salmi, Sabtu (10/1/2026).
Salah seorang pengunjung, Upik, warga Kota Payakumbuh, mengaku penasaran ingin melihat langsung fenomena tersebut. Ia juga membawa pulang air dari lokasi karena mendengar cerita masyarakat setempat.
“Saya ingin melihat langsung kejadiannya. Sekalian ambil air yang keluar dari lubang,” katanya.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat menjelaskan bahwa sinkhole diduga terbentuk akibat kondisi geologi wilayah yang didominasi batuan kapur. Batuan jenis ini mudah terkikis oleh air dan dapat membentuk rongga bawah tanah yang berisiko menyebabkan amblesan.
Ikatan Ahli Geologi Indonesia turut mengimbau masyarakat agar menjauhi area sekitar sinkhole. Struktur tanah di sekitar lubang dinilai masih labil dan berpotensi kembali runtuh, terutama saat curah hujan tinggi. Pemerintah daerah pun terus mengkaji langkah penanganan untuk mencegah risiko lebih besar bagi warga sekitar.




