Enam Kecamatan di Bekasi Terendam, Puluhan Warga Mengungsi

Banjir di Gang Mawar. Dok/BPBD Kota Bekasi
INDOSBERITA.ID BEKASI – Hujan dengan intensitas ringan hingga sedang yang mengguyur wilayah Kota Bekasi sejak Kamis malam, 19 Februari 2026, menyebabkan banjir di 11 titik yang tersebar di enam kecamatan. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bekasi mencatat genangan terjadi di Kecamatan Bekasi Utara, Bekasi Timur, Medansatria, Bekasi Selatan, Pondokgede, dan Jatiasih.
Kepala Seksi Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Bekasi, Idham Kholid, menyampaikan bahwa peningkatan debit air kiriman serta kondisi hidrologi yang berstatus siaga memicu meluapnya air di sejumlah kawasan permukiman.
“Beberapa titik mengalami genangan cukup tinggi dan masih dalam pemantauan, terutama di Kampung Lebak dan Gang Mawar,” ujar Idham, Jumat, 20 Februari 2026.
Data BPBD menunjukkan, ketinggian air tertinggi tercatat di Kampung Lebak, Kecamatan Bekasi Utara. Di dataran bawah, air mencapai 200 sentimeter, sementara di dataran atas berkisar antara 50 hingga 80 sentimeter. Sebanyak 27 warga terpaksa mengungsi, terdiri atas 10 balita, 15 orang dewasa, dan dua lansia.
Sementara itu, di Kecamatan Medansatria, genangan terjadi di Kelurahan Kali Baru, seperti di Jalan Tri Rawa Bakti dengan ketinggian 10–30 sentimeter. Perumahan Alamanda Indah terendam hingga sekitar 50 sentimeter, sedangkan Perumahan Pejuang Jaya RW 15 sempat tergenang 20 sentimeter dan kini berangsur surut.
Di Kecamatan Bekasi Timur, air setinggi 50–70 sentimeter merendam Kampung Lengkak, Kelurahan Bekasi Jaya. Gang Mawar menjadi salah satu titik terdampak cukup parah dengan ketinggian air mencapai 120 sentimeter saat hujan gerimis masih turun. Basement Bazar Bangunan juga dilaporkan terendam sekitar 50 sentimeter.
Wilayah Bekasi Selatan turut terdampak, khususnya di RW 02 Kelurahan Margajaya. Ketinggian air di RT 02 mencapai 60–100 sentimeter, sementara di RT 01 sekitar 50 sentimeter. Di wilayah ini, bangunan SDN Margajaya 1 mengalami retakan akibat abrasi yang dipicu genangan.
Adapun di Kecamatan Pondokgede, genangan setinggi 60 sentimeter terjadi di Komplek Dosen IKIP, namun air mulai surut 5–10 sentimeter. Di Jatiasih, Perumahan Bumi Nasio Indah tergenang sekitar 5–10 sentimeter dan dilaporkan mulai surut.
Hingga Jumat sore, sebagian besar titik menunjukkan tren penurunan debit air. BPBD Kota Bekasi terus melakukan pemantauan dan mengimbau warga tetap waspada terhadap potensi hujan lanjutan yang dapat memperparah kondisi banjir.(Zr)




