El Nino Mengintai, Mentan Amran Percepat Langkah Selamatkan Produksi Pangan

El Nino Mengintai, Mentan Amran Percepat Langkah Selamatkan Produksi Pangan

Waspada El Nino, Kementan Percepat Tanam dan Perkuat Stok Pangan

INDOSBERITA.ID.JAKARTA – Pemerintah bergerak cepat menghadapi ancaman perubahan iklim. Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mempercepat berbagai langkah strategis guna mengantisipasi dampak El Nino yang diperkirakan akan memengaruhi musim kemarau 2026.

Dalam rapat koordinasi di Jakarta, Kamis (2/4/2026), Amran menegaskan bahwa periode April hingga Juni menjadi fase krusial yang akan menentukan keberhasilan menjaga stabilitas produksi pangan nasional. Peringatan dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) pun dijadikan dasar untuk mempercepat langkah di lapangan.

Menurutnya, pemerintah tidak ingin hanya bersandar pada prediksi cuaca, tetapi langsung bergerak dengan penguatan stok dan percepatan produksi. Saat ini, cadangan pangan nasional telah mencapai 4,4 juta ton dan ditargetkan segera menembus angka 5 juta ton.

Sejumlah strategi langsung dijalankan secara paralel. Mulai dari pemetaan wilayah rawan kekeringan berbasis sistem peringatan dini, hingga penguatan infrastruktur air seperti irigasi, embung, dan pompanisasi untuk menjaga pasokan air bagi pertanian.

Di sisi lain, percepatan tanam terus didorong di wilayah yang masih memiliki curah hujan, terutama di Pulau Jawa. Petani juga diarahkan untuk menggunakan varietas unggul yang lebih tahan terhadap kekeringan serta memiliki masa panen yang lebih cepat.

Tak hanya itu, optimalisasi lahan menjadi fokus penting. Lahan rawa maupun sawah baru yang telah tersedia diminta segera dimanfaatkan tanpa jeda tanam, guna mengejar target produksi di tengah ancaman penurunan hasil akibat cuaca ekstrem.

Untuk memastikan semua langkah berjalan efektif, Kementerian Pertanian memperkuat kolaborasi dengan pemerintah daerah, TNI, serta para penyuluh pertanian. Sinergi lintas sektor ini dinilai sebagai kunci utama menghadapi tantangan iklim yang semakin kompleks.

Amran menegaskan, kecepatan bertindak di lapangan menjadi faktor penentu keberhasilan. Ia juga meminta daerah segera mengajukan kebutuhan, termasuk dukungan pompa air, agar penyesuaian anggaran bisa dilakukan secara cepat dan tepat sasaran.

Meski dihadapkan pada ancaman El Nino, Amran tetap optimistis Indonesia mampu menjaga ketahanan pangan. Ia menilai kerja keras petani dan dukungan semua pihak menjadi fondasi kuat untuk mempertahankan produksi, bahkan di tengah tekanan global.

“Pertanian harus tetap menjadi garda terdepan dalam menjaga stabilitas pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani,” ujarnya.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *