Dukungan WNI untuk Timnas Amputasi di ICC 2026

Dukungan WNI untuk Timnas Amputasi di ICC 2026

Timnas sepak bola amputasi Indonsesia tampil di ajang International Challenge Cup 2026 di Tokyo, Jepang. (istimewa/istimewa)

INDOSBERITA.ID.TOKYO – Warga Negara Indonesia (WNI) yang tinggal di Jepang hadir langsung di Komazawa Olympic Park General Sports Ground, Tokyo, Jumat (16/1/2026), untuk memberikan dukungan kepada Tim Nasional Sepak Bola Amputasi Indonesia pada laga perdana International Challenge Cup (ICC) 2026.

Pertandingan pembuka ini mempertemukan Indonesia dengan tuan rumah, Jepang. Selain dukungan dari para WNI, Kuasa Usaha Ad Interim (KUAI) KBRI Tokyo, Maria Renata Hutagalung, beserta jajaran KBRI, juga hadir untuk menyaksikan laga secara langsung dan memberikan semangat kepada para pemain.

Menjelang kick-off, Maria Renata didampingi Koordinator Fungsi Penerangan Sosial Budaya KBRI Tokyo, Muhammad Al Aula, mengunjungi ruang ganti tim Indonesia. Dalam kesempatan tersebut, ia memberikan motivasi kepada para pemain agar tetap menjaga kondisi fisik, bermain sportif, dan membanggakan nama Indonesia.

“KBRI Tokyo bersama WNI di Jepang siap memberikan dukungan penuh, sementara doa dan dukungan masyarakat Indonesia di Tanah Air selalu mengiringi perjuangan Timnas Amputasi,” ujar Maria Renata.

Sayangnya, Indonesia harus mengakui keunggulan tuan rumah Jepang dengan skor 0-3. Ketiga gol Jepang tercipta di babak kedua, termasuk satu gol melalui titik penalti.

Pelatih Kepala Timnas Amputasi Indonesia, Syahrul Ase, menyampaikan permohonan maaf atas hasil tersebut. Ia mengakui stamina pemain menjadi faktor yang membuat fokus dan konsentrasi menurun di babak kedua.

“Kami akui stamina pemain di bawah rata-rata Jepang. Fokus dan konsentrasi menurun sehingga kebobolan tiga gol di babak kedua,” jelas Syahrul.

Selanjutnya, Timnas Amputasi Indonesia akan menghadapi Polandia pada Sabtu (17/1/2026), sebelum menutup fase pertandingan dengan laga melawan Spanyol pada Minggu (18/1/2026).

Syahrul berjanji akan menerapkan strategi berbeda melawan Polandia, dengan harapan para pemain dapat mencetak gol. “Kami akan tetap semangat dan berjuang untuk meraih kemenangan. Terima kasih atas dukungan WNI di Jepang dan KBRI Tokyo yang hadir langsung memberi semangat. Mohon maaf karena belum bisa memberikan hasil terbaik melawan Jepang,” pungkasnya.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *