Disdik Jambi Belum Putuskan Pemindahan Guru SMKN 3 Tanjab Timur

Disdik Jambi Belum Putuskan Pemindahan Guru SMKN 3 Tanjab Timur

M Umar MY-andin photo jambi-independent.co.id-

INDOSBERITA.ID.,JAMBI – Ramainya tuntutan sejumlah siswa yang meminta agar seorang guru dipindahkan dari SMKN 3 Tanjung Jabung Timur menyusul viralnya dugaan pengeroyokan di lingkungan sekolah, akhirnya ditanggapi Dinas Pendidikan Provinsi Jambi.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jambi, M Umar MY, menegaskan bahwa pihaknya belum dapat mengambil keputusan apa pun sebelum dilakukan penelusuran langsung ke lapangan. Menurutnya, setiap langkah, termasuk kemungkinan pemindahan guru, harus melalui mekanisme dan aturan yang berlaku.

“Soal pindah, soal disiplin, itu tidak bisa serta-merta. Setelah tim kami turun dan berkoordinasi, barulah hasilnya disampaikan ke BKD,” ujar Umar.

Ia menambahkan, fokus awal Dinas Pendidikan adalah menjaga stabilitas dan ketenangan di lingkungan sekolah. Proses belajar mengajar di SMKN 3 Tanjab Timur, kata Umar, harus tetap berjalan normal meski tengah dilanda isu sensitif.

Umar menegaskan, konflik yang muncul tidak boleh mengorbankan dunia pendidikan. Baik siswa maupun guru harus tetap mendapatkan rasa aman di lingkungan sekolah.

Peristiwa dugaan pengeroyokan terhadap guru bernama Agus Saputra yang terjadi pada Selasa, 13 Januari 2026, sebelumnya menjadi perbincangan luas di media sosial. Kejadian tersebut memantik beragam reaksi publik dan memunculkan desakan agar guru yang bersangkutan dipindahkan.

Kasus ini menjadi perhatian karena menyentuh persoalan keamanan tenaga pendidik di sekolah, sekaligus mencoreng citra dunia pendidikan yang seharusnya menjunjung nilai-nilai etika dan pembentukan karakter.

Menanggapi hal itu, Umar mengaku prihatin dan berharap insiden serupa tidak kembali terjadi. Ia menegaskan bahwa sekolah semestinya menjadi ruang aman untuk belajar dan membentuk kepribadian siswa.

“Sekolah itu tempat menimba ilmu dan membangun akhlak. Mudah-mudahan kejadian seperti ini tidak terulang lagi,” ujarnya.

Dinas Pendidikan Provinsi Jambi juga menyampaikan apresiasi kepada Forkopimcam Berbak yang bergerak cepat melakukan mediasi sehari setelah kejadian. Upaya tersebut dinilai berhasil meredakan situasi dan mendorong penyelesaian secara damai.

“Alhamdulillah proses mediasi berjalan lancar dan kedua pihak berkomitmen menyelesaikannya secara kekeluargaan,” kata Umar.

Sebagai langkah lanjutan, Disdik Provinsi Jambi telah menurunkan tim dari Bidang Pembinaan Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) serta Pembinaan SMK ke SMKN 3 Tanjab Timur, dengan pendampingan dari Kapolres Tanjab Timur untuk memastikan penanganan kasus berjalan objektif dan kondusif.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *