Dikejar Target Juli, Proyek Sekolah Rakyat di Jambi Capai Progres 16 Persen

Dikejar Target Juli, Proyek Sekolah Rakyat di Jambi Capai Progres 16 Persen

Sekolah Rakyat,

INDOSBERITA.ID.JAMBI – Pembangunan Sekolah Rakyat di Provinsi Jambi terus menunjukkan perkembangan. Hingga saat ini, progres fisik proyek tercatat telah mencapai 16 persen dengan deviasi positif sekitar dua persen dari target awal.

Pihak pelaksana proyek mengungkapkan, angka tersebut belum sepenuhnya mencerminkan kondisi riil di lapangan. Pasalnya, masih terdapat sejumlah pekerjaan tambahan yang belum masuk dalam perhitungan resmi.

“Kalau pekerjaan adendum, termasuk tambah kurang sekitar enam persen itu dihitung, progres sebenarnya sudah berada di kisaran 23 sampai 25 persen,” jelas Jaka.

Meski demikian, pelaksanaan proyek tidak lepas dari berbagai kendala. Faktor cuaca menjadi tantangan utama, terutama karena pekerjaan yang sedang berlangsung masih didominasi tahap pondasi yang sangat bergantung pada kondisi tanah dan cuaca.

“Kendala terbesar kita saat ini memang cuaca, karena pekerjaan pondasi sangat sensitif terhadap kondisi lapangan,” tambahnya.

Pada tahap awal ini, kontraktor memfokuskan pembangunan pada fasilitas utama, seperti gedung sekolah untuk jenjang SD, SMP, dan SMA, asrama, dapur umum, serta akses jalan menuju kawasan pendidikan tersebut.

Jaka optimistis, sejumlah bangunan prioritas itu dapat dirampungkan hingga akhir Juli. Untuk mengejar target tersebut, berbagai upaya percepatan terus dilakukan, termasuk penambahan tenaga kerja dan jam operasional.

“Dalam dua minggu ke depan, jumlah tenaga kerja ditargetkan mencapai sekitar 500 orang. Jam kerja juga kita tambah menjadi dua shift hingga pukul 22.00 WIB, bahkan untuk pekerjaan tertentu bisa sampai tiga shift,” ujarnya.

Berdasarkan pantauan di lapangan, perkembangan fisik mulai terlihat signifikan. Sejumlah bangunan telah berdiri dengan rangka atap terpasang, bahkan sebagian sudah tertutup atap. Pekerjaan dinding juga mulai terlihat di beberapa titik, seperti asrama, ruang kelas, area parkir, hingga rumah ibadah.

Selain itu, pembangunan lapangan upacara juga mulai dikerjakan, sementara bagian lain masih dalam tahap percepatan.

Aktivitas alat berat pun masih intensif di lokasi proyek. Tercatat, empat unit alat pancang jenis drop hammer beroperasi untuk mendukung pengerjaan pondasi, bersama berbagai alat berat lainnya.

Sebagai informasi, proyek Sekolah Rakyat ini dibangun di dua lokasi, yakni di Kecamatan Geragai, Kabupaten Tanjung Jabung Timur, serta di Kelurahan Bagan Pete, Kecamatan Alam Barajo, Kota Jambi.

Dengan percepatan yang terus dilakukan, proyek ini diharapkan dapat selesai tepat waktu dan segera dimanfaatkan untuk mendukung peningkatan akses pendidikan di daerah.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *