Dari Warung ke Restoran, Cumi Pete Balado Naik Daun di Tengah Makanan Cepat Saji

Dari Warung ke Restoran, Cumi Pete Balado Naik Daun di Tengah Makanan Cepat Saji

Pedas, gurih, dan khas siap menggoyang lidah dan bikin ketagihan-Fhoto: Istimewa-

INDOSBERITA.ID.JAKARTA – Di tengah dominasi kuliner modern dan makanan cepat saji, masakan tradisional Indonesia kembali mencuri perhatian. Salah satunya adalah cumi pete balado, menu yang kini tengah digandrungi banyak orang. Kombinasi cumi empuk, pete dengan aroma khas, dan sambal balado pedas menggigit berhasil menghadirkan sensasi rasa yang sulit dilupakan.

Fenomena ini tidak hanya terlihat di warung-warung sederhana, tetapi juga merambah restoran kelas menengah hingga atas. Menurut Rina (42), pemilik rumah makan di Bandung Timur, cumi pete balado kini menjadi menu paling diminati. “Setiap hari bisa habis lima kilogram cumi hanya untuk memenuhi permintaan pelanggan. Awalnya coba-coba, ternyata banyak yang kembali hanya untuk menu ini,” ujarnya.dikutip dari Palpos.co

Rahasia kelezatan hidangan ini terletak pada keseimbangan rasa pedas, gurih, dan pahit khas pete. Cumi dimasak empuk tanpa kehilangan kenyalnya, sementara sambal balado yang terbuat dari cabai merah, bawang merah, bawang putih, dan tomat menambah aroma menggoda.

Selain rasanya yang nikmat, cumi pete balado juga kaya gizi. Cumi memiliki protein tinggi dan rendah lemak, sedangkan pete mengandung berbagai vitamin dan mineral. Aroma pete yang unik justru menjadi daya tarik bagi para penggemarnya.

Media sosial juga ikut mendorong popularitasnya. Banyak food blogger dan kreator kuliner membagikan pengalaman mereka menikmati cumi pete balado, lengkap dengan tampilan visual menggoda. “Kini orang makan tidak hanya untuk rasa, tapi juga visual. Warna merah cumi pete balado bikin tampilan foto lebih menarik,” kata Dimas (28), food blogger asal Jakarta.

Meski permintaan meningkat, para pelaku usaha menghadapi tantangan, seperti fluktuasi harga cumi dan pete. Namun, sebagian besar tetap optimistis. Mereka melihat tren ini sebagai kesempatan untuk melestarikan kuliner tradisional agar tetap bersaing dengan makanan modern dan internasional.

Chef Andri, pakar kuliner, menegaskan bahwa kesuksesan cumi pete balado sejalan dengan karakter masyarakat Indonesia yang menyukai cita rasa kuat. “Balado adalah teknik masak khas Sumatera Barat. Kombinasi pedas dan gurih selalu jadi favorit,” ujarnya.

Dengan meningkatnya popularitas, cumi pete balado membuktikan bahwa kuliner tradisional Indonesia tidak hanya bertahan, tetapi juga mampu menaklukkan lidah generasi modern.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *