BGN Usul Kurangi Hari MBG untuk Tekan Anggaran

Ilustrasi program makan bergizi gratis. (Antara/Muhammad Adimaja)
INDOSBERITA.ID.JAKARTA – Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan adanya usulan efisiensi dari Badan Gizi Nasional terkait program Makan Bergizi Gratis (MBG). Salah satu opsi yang diajukan adalah mengurangi frekuensi penyaluran dari enam hari menjadi lima hari dalam sepekan.
Menurut Purbaya, langkah tersebut diperkirakan mampu menghemat anggaran hingga sekitar Rp40 triliun per tahun. Ia menegaskan bahwa gagasan itu murni berasal dari BGN, bukan kebijakan Kementerian Keuangan.
Ia menjelaskan, penghematan dihitung dari pengurangan satu hari distribusi setiap minggu. Meski demikian, rincian perhitungan masih berada di tahap awal dan belum sepenuhnya dibahas secara detail.
Purbaya juga menekankan bahwa efisiensi ini menunjukkan program MBG tetap berupaya menyesuaikan diri dengan kondisi fiskal saat ini. Pemerintah, kata dia, tidak hanya fokus pada satu lembaga, melainkan akan menerapkan penghematan secara merata di seluruh kementerian dan lembaga.
Lebih lanjut, ia menyebut potensi penghematan dari MBG tersebut belum masuk dalam target efisiensi belanja pemerintah sebesar Rp80 triliun yang tengah disusun.
Sebagai informasi, anggaran program MBG dalam APBN 2026 mencapai Rp335 triliun, meningkat signifikan dibandingkan realisasi tahun sebelumnya yang sekitar Rp51,5 triliun.




