Ben Wirawan Bawa Torch.id Tembus Pasar Asia

Ben Wirawan Bawa Torch.id Tembus Pasar Asia

Ben Wirawan. (Dok/ITB)

INDOSBERITA.ID.JAKARTA -Perjalanan Ben Wirawan menunjukkan bagaimana brand lokal bisa tumbuh pesat dengan strategi yang tepat dan visi jangka panjang. Bersama rekannya, Hanafi Salman, ia membangun Torch.id dari usaha kecil hingga menjadi salah satu brand yang diperhitungkan di kawasan Asia.

Sekitar satu dekade lalu, Torch.id dirintis dari sebuah ruko sederhana dengan tim terbatas. Dalam waktu kurang dari 10 tahun, perusahaan ini berhasil mencatat pertumbuhan signifikan hingga puluhan kali lipat. Capaian tersebut mengantarkan Torch.id masuk dalam daftar Forbes Asia 100 to Watch 2025 untuk kategori ritel dan e-commerce.

Kisah tersebut dibagikan Ben dalam acara Studium Generale di Institut Teknologi Bandung. Di hadapan ribuan mahasiswa, ia menekankan pentingnya keberanian memulai, kemampuan membaca peluang, serta konsistensi dalam membangun sesuatu yang berkelanjutan.

Menurutnya, latar belakang pendidikan di bidang desain produk membentuk pola pikir berbasis pemecahan masalah. Ia menilai pendekatan ini menjadi fondasi penting dalam mengembangkan produk yang relevan dengan kebutuhan pasar.

Ben juga menyoroti bahwa membangun bisnis tidak hanya soal keuntungan, tetapi juga kontribusi terhadap ekonomi nasional. Ia mendorong transformasi tenaga kerja dari sektor usaha kecil menuju industri yang lebih produktif dan bernilai tambah.

Dalam pengembangannya, Torch.id aktif menjalin kolaborasi dengan berbagai merek global seperti Marvel, Mobile Suit Gundam, dan One Piece. Kerja sama ini menjadi bukti bahwa brand lokal mampu bersaing di pasar internasional.

Salah satu kunci keberhasilan Torch.id adalah penerapan metode lean startup, yang menekankan proses uji coba produk secara cepat dan berkelanjutan. Setiap produk dikembangkan melalui konsep minimum viable product (MVP), kemudian disempurnakan berdasarkan respons pasar.

Selain itu, perusahaan juga fokus membangun hubungan emosional dengan pelanggan melalui pengalaman yang lebih personal. Strategi ini dinilai penting untuk menciptakan brand yang tidak hanya mengikuti tren, tetapi juga bertahan dalam jangka panjang.

Ben turut menyoroti pentingnya kolaborasi antara dunia pendidikan dan industri, terutama dalam pengembangan riset material. Ia menilai langkah ini dapat mengurangi ketergantungan terhadap impor sekaligus meningkatkan daya saing nasional.

Sebagai prinsip utama, ia mengadopsi pemikiran Alvin Toffler tentang pentingnya terus belajar dan beradaptasi di tengah perubahan. Bagi Ben, kemampuan untuk belajar ulang menjadi kunci menghadapi dinamika bisnis modern.

Kisah Torch.id menjadi contoh bahwa pertumbuhan besar dapat dicapai melalui kombinasi inovasi, ketekunan, dan keberanian mengambil langkah strategis di tengah persaingan global.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *