Aparat Pakistan Amankan Terduga Pelaku Bom Bunuh Diri

Aparat Pakistan Amankan Terduga Pelaku Bom Bunuh Diri

Petugas keamanan dan petugas penyelamat Pakistan berkumpul di lokasi ledakan bom di sebuah masjid Syiah, di Islamabad, Pakistan, Jumat, 6 Februari 2026. (AP/AP)

INDOSBERITA.ID.ISLAMABAD – Aparat keamanan Pakistan melakukan serangkaian penggerebekan di sejumlah titik dan menangkap empat orang tersangka, termasuk pria yang diduga menjadi otak di balik serangan bom bunuh diri di sebuah masjid Syiah di pinggiran Islamabad. Aksi teror tersebut menewaskan 31 orang dan menyebabkan 169 lainnya luka-luka.

Penangkapan ini diumumkan sehari setelah kelompok yang berafiliasi dengan ISIS di Pakistan mengklaim bertanggung jawab atas serangan tersebut. Klaim itu disampaikan melalui pernyataan yang dirilis oleh Kantor Berita Amaq, media propaganda kelompok tersebut.

Dalam pernyataannya, ISIS menyebut pelaku sempat menembaki aparat keamanan yang berjaga di pintu utama masjid sebelum akhirnya meledakkan rompi berisi bahan peledak di dalam area ibadah. Serangan itu menargetkan jamaah Syiah yang sedang berada di lokasi.

Kelompok tersebut menuding komunitas Syiah di Pakistan sebagai pihak yang mendukung milisi Syiah yang memerangi ISIS di Suriah. Serangan di masjid itu tercatat sebagai aksi teror paling mematikan di wilayah Islamabad sejak 2008, ketika bom bunuh diri menghantam Hotel Marriott dan menewaskan 63 orang.

Sebelumnya, pada November tahun lalu, bom bunuh diri juga meledak di luar gedung pengadilan ibu kota dan menewaskan 12 orang.

Menteri Dalam Negeri Pakistan Mohsin Naqvi mengungkapkan bahwa tersangka utama diduga merupakan warga negara Afghanistan yang memiliki hubungan langsung dengan jaringan ISIS. Ia menyatakan pelaku menerima pelatihan di Afghanistan dan memperoleh dukungan pendanaan dari India, meski tidak memaparkan bukti konkret atas tuduhan tersebut.

“Hingga saat ini belum ada respons resmi dari pemerintah India maupun Afghanistan terkait pernyataan itu,” kata Naqvi.

Menjawab kritik publik soal celah pengamanan, Naqvi menegaskan bahwa aparat keamanan telah menggagalkan banyak rencana serangan lain dalam beberapa waktu terakhir.

“Jika satu serangan berhasil terjadi, puluhan bahkan hampir seratus upaya lain sebenarnya sudah berhasil kami cegah,” ujarnya.

Pemerintah Pakistan menyatakan operasi penindakan dan pengamanan akan terus diperketat untuk mencegah serangan lanjutan, khususnya terhadap tempat-tempat ibadah dan fasilitas publik.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *