Angkutan Nataru 2025/2026, ASDP Catat Lonjakan Penumpang

ASDP sukses melayani 3,4 juta penumpang selama Nataru 2025/2026, mencatat kenaikan 8 persen berkat sinergi antarlembaga dan sistem tiket daring. (ASDP/DOK)
INDOSBERITA.ID.JAKARTA – ASDP Indonesia Ferry membukukan kinerja positif selama masa Angkutan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026 dengan melayani jutaan pengguna jasa penyeberangan di berbagai lintasan strategis nasional. Selama periode tersebut, mobilitas masyarakat tercatat meningkat, namun tetap dapat dikelola secara aman dan terkendali.
Berdasarkan data ASDP, jumlah penumpang yang menyeberang sejak H-10 hingga H+10 Nataru mencapai 3.445.335 orang. Angka ini menunjukkan pertumbuhan sekitar 8 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya. Sementara itu, total kendaraan yang dilayani tercatat sebanyak 850.426 unit atau naik 6,7 persen secara tahunan.
Lonjakan pergerakan penumpang dan kendaraan tersebut terutama terjadi di 15 lintasan utama yang menjadi fokus pemantauan nasional. Meski volume meningkat, operasional penyeberangan tetap berjalan lancar tanpa gangguan berarti.
Direktur Utama ASDP Indonesia Ferry, Heru Widodo, menyampaikan bahwa keberhasilan layanan Nataru tahun ini tidak terlepas dari koordinasi dan kerja sama lintas sektor.
Ia mengapresiasi dukungan kementerian dan lembaga terkait, termasuk Kementerian Perhubungan, Kepolisian, TNI, BMKG, pemerintah daerah, serta kedisiplinan para pengguna jasa.
Menurut Heru, ASDP melakukan berbagai langkah antisipatif untuk menjaga kelancaran layanan, mulai dari pengaturan jadwal kapal, kesiapan sumber daya manusia, optimalisasi fasilitas pelabuhan, hingga pemantauan kondisi lapangan secara intensif, baik saat puncak arus berangkat maupun arus balik.
“Kami berupaya memastikan seluruh layanan berjalan aman, selamat, dan terkendali meskipun terjadi peningkatan volume penumpang dan kendaraan,” ujarnya dalam keterangan resmi, Senin (5/1/2026).
Ia juga kembali mengingatkan masyarakat agar membeli tiket penyeberangan secara daring melalui aplikasi Ferizy dan mematuhi jadwal keberangkatan yang telah ditentukan, guna menghindari penumpukan di pelabuhan.
Apresiasi atas kelancaran Angkutan Nataru juga disampaikan Kementerian Perhubungan dalam penutupan Posko Nataru. Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menilai pelaksanaan angkutan libur akhir tahun berjalan relatif kondusif tanpa gangguan ekstrem, mencerminkan solidnya sinergi antarlembaga.
Data operasional harian ASDP menunjukkan peningkatan signifikan pada akhir masa Nataru. Pada H+10 atau 4 Januari 2026, sebanyak 1.000 trip kapal beroperasi dengan total 204.069 penumpang, meningkat 18,7 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Angkutan kendaraan roda dua bahkan mencatat lonjakan tertinggi.
Corporate Secretary ASDP, Windy Andale, menyebut capaian tersebut menjadi indikator efektivitas pengelolaan layanan penyeberangan. Ia menegaskan ASDP akan terus melakukan penguatan layanan, khususnya di lintasan padat, sebagai persiapan menghadapi Angkutan Lebaran 2026.
Ke depan, ASDP berkomitmen menjaga kualitas layanan penyeberangan sepanjang tahun. Masyarakat diimbau untuk merencanakan perjalanan lebih awal, memastikan data tiket sesuai, serta datang ke pelabuhan sesuai jadwal demi mendukung kelancaran konektivitas antarpulau di Indonesia.




