Kembalinya Gabriel Jesus Ancam Posisi Gyokeres

Gabriel Jesus (kiri) diyakini jadi striker yang karakternya paling dibutuhkan oleh Arsenal ketimbang Viktor Gyokeres (kanan). (Google)
INDOSBERITA.ID.SPORT – Kemenangan Arsenal atas Inter Milan di Giuseppe Meazza pada Rabu (21/1/2026) dini hari WIB menjadi momen penting bagi Mikel Arteta. Tak hanya membawa pulang tiga poin sekaligus membalas kekalahan sebelumnya, laga tersebut juga menandai kebangkitan Gabriel Jesus yang kembali menunjukkan peran vitalnya di lini depan The Gunners.
Sempat menepi cukup lama akibat cedera, Jesus langsung tampil impresif dengan memborong dua gol dalam kemenangan 3-1 Arsenal. Penampilan tersebut seakan menegaskan bahwa Arsenal sebenarnya sudah memiliki striker yang selama ini mereka cari, tanpa harus sepenuhnya bergantung pada rekrutan anyar Viktor Gyokeres.
Laman Just Arsenal, Kamis (22/1/2026), menilai performa cemerlang Jesus otomatis meningkatkan tekanan terhadap Gyokeres. Penyerang asal Swedia itu didatangkan dengan ekspektasi tinggi setelah tampil tajam di Liga Portugal, namun kontribusi golnya di Arsenal sejauh ini masih belum sesuai harapan publik.
Arteta memang aktif memburu penyerang kelas atas sejak bursa transfer terakhir demi meningkatkan daya gedor tim. Gyokeres muncul sebagai jawaban potensial, tetapi adaptasi ke Premier League terbukti tidak mudah. “Peralihan dari Liga Portugal ke kerasnya kompetisi Inggris tidak berjalan mulus, terbukti dari minimnya jumlah gol yang ia cetak,” tulis Just Arsenal.
Meski demikian, Arsenal tetap mampu meraih hasil positif tanpa bergantung penuh pada striker nomor sembilan murni. Distribusi gol yang merata membuat tim London Utara itu tetap kompetitif. Namun, banyak pihak meyakini Arsenal akan jauh lebih mematikan jika memiliki penyerang yang konsisten mengonversi peluang menjadi gol.
Dalam situasi ini, Gyokeres dituntut segera membuktikan kapasitasnya jika ingin mempertahankan tempat di susunan pemain utama. Persaingan di lini depan kian ketat setelah Gabriel Jesus kembali bugar dan siap bersaing.
Pengamat sepak bola Jamie Carragher menilai posisi Gyokeres semakin sulit. Ia menegaskan bahwa Jesus memiliki keunggulan dalam aspek permainan secara keseluruhan. “Ketika Gabriel Jesus kembali ke kondisi terbaiknya, dia adalah pemain yang lebih komplet. Itu akan membuat Gyokeres kesulitan menjadi pilihan utama,” ujar Carragher, dikutip dari Metro.
Menurut Carragher, meski Gyokeres berpotensi mencetak gol lebih banyak dalam satu musim, kontribusi non-gol Jesus—seperti pressing, pergerakan tanpa bola, dan keterlibatan dalam membangun serangan—lebih sesuai dengan kebutuhan Arsenal di bawah asuhan Arteta.
Kini, Arteta dihadapkan pada keputusan penting: memilih ketajaman murni Gyokeres atau mengandalkan kelengkapan peran yang ditawarkan Gabriel Jesus dalam upaya Arsenal mengejar gelar juara.




