Buron Pembunuhan Asal Rumania Ditangkap di Bali

Buron Pembunuhan Asal Rumania Ditangkap di Bali

Kepala Bidang Humas Polda Bali Komisaris Besar Polisi Ariasandy (Antara/Antara)

INDOSBERITA.ID.JAKARTA – Kepala Bidang Humas Polda Bali, Komisaris Besar Polisi Ariasandy, membenarkan penangkapan terhadap pria yang masuk dalam daftar red notice Interpol tersebut. Ia menyebutkan, Zuleam diamankan pada 15 Januari 2026 di kawasan Kerobokan, Kabupaten Badung, Bali.

“Saat ini yang bersangkutan dititipkan penahanannya di Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Bali sambil menunggu proses penyerahan kepada otoritas Rumania melalui NCB Bucharest,” ujar Ariasandy, Jumat (16/1/2026).

Ariasandy menjelaskan, penangkapan Zuleam merupakan hasil tindak lanjut atas informasi dari sejumlah negara anggota Interpol yang melaporkan keberadaan buron tersebut di Indonesia, khususnya di wilayah Bali. Operasi penangkapan dilakukan berdasarkan pertukaran data melalui sistem komunikasi Interpol I-24/7.

“Informasi yang kami terima melibatkan beberapa NCB, antara lain NCB Bucharest, NCB Tashkent, dan NCB Brussels,” jelasnya.

Sebelumnya, Divisi Hubinter Polri juga mengunggah dokumentasi penangkapan Zuleam melalui akun Instagram resminya. Dalam keterangan unggahan tersebut, disebutkan bahwa Zuleam merupakan tersangka kasus pembunuhan yang terjadi di Kota Sibiu, Rumania, pada 6 November 2023, yang sempat menyita perhatian publik.

Dalam peristiwa itu, Zuleam bersama dua orang rekannya diduga masuk ke rumah seorang pengusaha setempat. Korban dilaporkan mengalami penyiksaan berat, sementara anak perempuannya diancam menggunakan senjata api. Para pelaku kemudian melarikan diri dengan membawa jam tangan mewah milik korban senilai sekitar 200.000 euro.

Dua pelaku lainnya telah lebih dahulu ditangkap di Irlandia dan Skotlandia, dan masing-masing dijatuhi hukuman penjara seumur hidup. Sementara Zuleam menjadi buronan internasional setelah Pengadilan Sibiu menerbitkan surat perintah penangkapan pada 19 November 2023.

Saat ini, Zuleam masih menjalani pemeriksaan intensif oleh aparat kepolisian di Bali sebelum diekstradisi ke Rumania untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *