Aksi Pasutri Mencuri di Toko Broni Jambi Terekam CCTV

Aksi Pasutri Mencuri di Toko Broni Terekam CCTV

Photo Ilustrasi

INDOSBERITA.ID.JAMBI – Dalam rekaman kamera pengawas (CCTV)menampilkan aksi pencurian yang di duga di lakukan oleh pasangan suami istri di sebuah toko kawasan Broni, Kota Jambi.

Aksi mereka mendapat tanggapan beragam dari warganet di media sosial. Dari hasil Rekaman tersebut memperlihatkan bagaimana pasutri  mengambil barang dagangan tanpa menimbulkan kecurigaan pemilik toko.

Pasangan tersebut diduga bukan pelaku biasa. Berdasarkan informasi yang beredar, mereka disinyalir merupakan bagian dari sindikat pencurian toko lintas kabupaten yang telah lama beraksi di sejumlah wilayah di Provinsi Jambi.

Dalam unggahan akun Instagram @infojambi_, terlihat pasutri tersebut beraksi dengan rapi dan santai, seolah-olah sedang berbelanja. Modus ini diduga sudah berulang kali mereka gunakan untuk mengelabui pemilik toko.

Ironisnya, jejak digital mengungkap bahwa keduanya telah dikenali oleh korban lain. Sejumlah warganet mengaku pernah menjadi korban aksi serupa di Kabupaten Bungo sekitar tiga tahun lalu, dengan pelaku yang sama dan modus yang tidak jauh berbeda.

Salah satu pemilik toko yang menjadi korban mengungkapkan keresahannya melalui kolom komentar. Ia mengaku mengalami kerugian yang tidak sedikit akibat ulah pasutri tersebut.

“Mereka mencuri barang dari satu tempat ke tempat lain, hasilnya dikumpulkan dan dijual. Ya Allah, toko saya rugi sekitar Rp45 juta. Ini orang yang sama, pernah maling di toko saya di Bungo tiga tahun lalu, videonya masih saya simpan. Pernah lapor polisi tapi tidak ada tindak lanjut,” tulis akun @alh**.

Unggahan ini pun memicu reaksi keras dari warganet. Banyak yang mempertanyakan keseriusan aparat penegak hukum dalam menangani laporan pencurian yang merugikan para pelaku usaha kecil, sekaligus berharap agar kasus ini segera ditindaklanjuti dan pelaku dapat ditangkap.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *