Ledakan Gas Elpiji Lukai Satu Keluarga di Surabaya

Ilustrasi api (Pexels/Pixabay)
INDOSBERITA.ID.SURABAYA – Ledakan akibat kebocoran tabung elpiji memicu kebakaran hebat di kawasan padat penduduk Jalan Simo Gunung, Surabaya, Kamis (8/1/2026) dini hari. Peristiwa tersebut mengakibatkan enam orang dalam satu keluarga mengalami luka bakar, termasuk dua anak berusia balita dan sekolah dasar.
Kejadian bermula ketika salah seorang penghuni rumah dua lantai tersebut tengah menyiapkan dagangan nasi kuning untuk dijual pagi hari. Tanpa disadari, gas elpiji yang bocor telah memenuhi area dapur dan ruangan sekitar. Saat kompor dinyalakan, percikan api langsung memicu ledakan yang disusul kobaran api besar.
Warga sekitar mengaku mendengar dua kali ledakan keras yang mengagetkan lingkungan sekitar. Api dengan cepat membesar dan melahap hampir seluruh bagian rumah, membuat penghuni panik dan berupaya menyelamatkan diri.
“Suaranya dua kali ledakan. Api langsung membesar, adik, suami, dan mertua saya terkena luka bakar,” ujar Bariza, salah satu penghuni rumah yang selamat, Jumat (9/1/2026).
Warga sempat berusaha memadamkan api menggunakan peralatan seadanya, namun kobaran api terlalu besar untuk dikendalikan. Sebanyak sembilan unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi guna menjinakkan api dan mencegah rambatan ke rumah lain di kawasan padat tersebut.
Kepala Bidang Pemadam Kebakaran Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Surabaya, M. Rokhim, mengatakan enam korban langsung dievakuasi ke Rumah Sakit William Booth untuk mendapatkan perawatan medis.
“Seluruh korban merupakan satu keluarga. Dua di antaranya anak-anak berusia 1 dan 10 tahun dengan luka bakar sekitar 5 hingga 15 persen,” kata Rokhim.
Ia menambahkan, dugaan sementara kebakaran disebabkan oleh kebocoran tabung elpiji. Aparat kepolisian telah memasang garis pengaman di lokasi kejadian untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut.
Akibat insiden tersebut, rumah korban nyaris rata dengan tanah dan kerugian materi diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah. Pemerintah setempat mengimbau masyarakat untuk lebih waspada dan rutin memeriksa kondisi tabung serta instalasi elpiji guna mencegah kejadian serupa.




