Harga Beras Anjlok di Pasar Tradisional Sungai Penuh

Harga Beras Anjlok di Pasar Tradisional Sungai Penuh

Toko Beras di Kota Sungai Penuh,yang Menjual Kebutuhan Pokok

INDOSBERITA.ID.SUNGAI PENUH – Harga beras di Pasar Tradisional Tanjung Bajure, Kota Sungai Penuh, dilaporkan mengalami penurunan menjelang akhir tahun. Penurunan ini terjadi seiring melimpahnya pasokan beras dari para petani, menyusul masuknya musim panen padi di beberapa wilayah Kota Sungai Penuh dan Kabupaten Kerinci.

Salah seorang pedagang beras, Haris, menyebutkan bahwa selain harga yang menurun, daya beli masyarakat juga ikut menurun hingga sekitar 40 persen. “Masyarakat cenderung menunda pembelian, karena banyak yang sudah menyiapkan stok sendiri dari hasil panen keluarga,” ujar Haris.

Untuk kondisi saat ini, harga beras di pasar Tanjung Bajure dijual per kaleng atau sekitar 16 kilogram. Beras jenis ciwilis dijual dengan harga Rp240.000 per kaleng, beras solok putih Rp250.000 per kaleng, dan beras jenis kusut Rp260.000 per kaleng.

Haris menambahkan, penurunan harga beras diprediksi akan terus berlanjut dalam beberapa hari ke depan, jika pasokan dari petani tetap meningkat. Hal ini menjadi kesempatan bagi masyarakat untuk mendapatkan beras dengan harga lebih terjangkau menjelang pergantian tahun.

Dengan kondisi ini, pedagang berharap ada perhatian dari pihak terkait agar pasokan tetap terkelola dengan baik dan keseimbangan harga antara petani, pedagang, dan masyarakat tetap terjaga.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *