Pengemudi Ojol Blitar Turun ke Jalan, Desak Evaluasi Zona Merah

Pengemudi Ojol Blitar Turun ke Jalan, Desak Evaluasi Zona Merah

.ANTARA FOTO ilustrasi ojek online

 

INDOSBERITA.ID.BLITAR – Kota Blitar mendadak dipenuhi lautan jaket hijau pada Senin (1/12/2025) pagi. Ratusan pengemudi ojek daring kompak turun ke jalan menggelar aksi damai, menolak kebijakan zona merah yang mereka anggap mengekang aktivitas sekaligus menggerus pendapatan.

Aksi dimulai dengan konvoi tertib dari kawasan Jalan Mastrip. Mesin-mesin motor dinyalakan serempak, kemudian para pengemudi bergerak menyusuri ruas-ruas jalan utama Kota Blitar. Dengan slogan penolakan yang disuarakan melalui pengeras suara, massa ojol memastikan pesan mereka tersampaikan tanpa mengganggu kenyamanan warga.

“Zona merah membuat kami sulit bekerja. Ruang gerak dibatasi, pendapatan ikut turun,” begitu salah satu seruan yang menggema sepanjang perjalanan.

Konvoi berhenti di tiga titik penting untuk menyampaikan aspirasi, yaitu:

  1. Depan Kantor Dinas Perhubungan Kota Blitar

  2. Depan Kantor DPRD Kota Blitar

  3. Depan Kantor Wali Kota Blitar, yang menjadi titik akhir aksi

Di setiap lokasi, perwakilan pengemudi membacakan tuntutan agar pemerintah kota segera mengkaji ulang penetapan zona merah yang dinilai tidak berpihak pada pekerja lapangan.

Pantauan di lapangan menunjukkan puluhan petugas kepolisian turut dikerahkan. Mereka mengawal jalannya konvoi dari awal hingga akhir, memastikan arus lalu lintas tetap teratur dan aksi berlangsung aman.

Inti dari gelombang protes ini sederhana: para pengemudi berharap pemerintah daerah mau membuka dialog dan mengevaluasi aturan yang dinilai merugikan mata pencaharian mereka.

Aksi damai tersebut berakhir menjelang siang, namun suara yang disampaikan para pengemudi ojol masih menggantung di udara Kota Blitar,menunggu respons nyata dari pemerintah setempat.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *