Banjir Rendam Tiga Desa di Kecamatan Danau Kerinci

Perumahan warga Tanjung Tanah Terendam Banjir

INDOSBERITA.ID.KERINCI – Ratusan rumah warga di tiga desa, yakni Desa Simpang Empat, Desa Baru, dan Desa Tanjung Tanah, Kecamatan Danau Kerinci, Kabupaten Kerinci, terendam banjir sejak kemarin sore hingga pagi hari tadi (29/9/2025).

Dari ketiga desa yang terdampak, Desa Simpang Empat menjadi wilayah yang paling parah, dengan sedikitnya 76 rumah terendam air. Ketinggian air bervariasi, mulai dari setinggi mata kaki hingga mencapai pinggang orang dewasa.

Banjir seperti ini disebut warga kerap terjadi saat musim hujan, terutama jika hujan turun dengan intensitas tinggi dan berlangsung dalam waktu yang lama.

Salah satu warga terdampak, Silvia, mengaku bahwa banjir kali ini menyebabkan kerusakan pada perabotan rumah tangga, dinding, hingga tiang rumah. Ia khawatir jika banjir berlangsung lebih lama, maka akan berdampak besar bagi warga, bahkan bisa menyebabkan lumpuhnya aktivitas ekonomi masyarakat.

“Kalau air terus naik, perabotan rusak, dinding rumah mulai lapuk. Kalau begini terus, bisa lumpuh ekonomi warga,” ujar Silvia.

Sementara itu, Kepala Desa Simpang Empat, Husni Usman, mengatakan bahwa penyebab utama banjir adalah penyempitan aliran sungai, serta banyaknya rumah warga yang dibangun terlalu dekat dengan bantaran sungai. Ketika debit air meningkat, sungai pun meluap ke permukiman.

“Aliran sungai semakin sempit, dan banyak rumah yang berdiri dekat dengan sungai. Saat hujan deras turun, air mudah meluap,” jelas Husni.

Ia menambahkan, warga yang terdampak sebagian memilih mengungsi ke rumah bertingkat dua, sementara lainnya memilih tinggal sementara di rumah sanak keluarga yang tidak terdampak.

Pemerintah desa saat ini masih melakukan pendataan dan memantau kondisi cuaca, sambil menunggu bantuan dari pihak terkait untuk penanganan lebih lanjut.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *