Dua SSK Kini Ada di Kerinci, MAN 2 Jadi Langkah Baru Siapkan Generasi Muda
oleh Asep Sanjaya ·

Wabup Murison Launching SSK MAN 2 Kerinci
INDOSBERITA.ID.KERINCI – Wakil Bupati Kerinci H. Murison, S.Pd., S.Sos., M.Si. meluncurkan Sekolah Siaga Kependudukan (SSK) MAN 2 Kabupaten Kerinci di Desa Kemantan Agung, Kecamatan Air Hangat Timur, Kamis (24/9/2026).
Program ini menjadi langkah Pemerintah Kabupaten Kerinci untuk mengenalkan isu kependudukan kepada generasi muda sejak bangku sekolah. Karena itu, Pemkab ingin siswa tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memahami kesehatan, keluarga, dan perencanaan masa depan.
Generasi Muda Jadi Sasaran Edukasi
Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Jambi Zamhari, S.H., M.H., pimpinan DPRD Kerinci dr. Surmila Apri Yulisa, Kepala Dinas PPKBPP&PA Dra. Linda Martiani, M.M., Kepala Kemenag Kerinci H. Pahrizal, S.Ag., M.M., unsur Forkopimda, jajaran terkait, guru, serta siswa MAN 2 Kerinci turut menghadiri kegiatan tersebut.
Dalam sambutannya, Murison mengatakan pendidikan kependudukan perlu dimulai sejak usia sekolah. Menurutnya, masa remaja menjadi fase penting bagi generasi muda untuk menentukan pendidikan, kesehatan, pekerjaan, hingga kehidupan keluarga.
Data Pemkab Kerinci mencatat jumlah penduduk pada 2025 mencapai 272.832 jiwa. Dari jumlah itu, sebanyak 41.557 jiwa berusia 15–24 tahun.
“Pengetahuan kependudukan, kesehatan reproduksi dan perencanaan kehidupan perlu di tanamkan sejak remaja,” kata Murison.
Selain itu, ia menilai generasi muda membutuhkan lebih dari sekadar informasi. Mereka juga perlu mendapat pendampingan agar mampu mengambil keputusan secara bertanggung jawab.
SSK Perkuat Pemahaman Kependudukan
Melalui SSK, siswa dapat mengenal berbagai persoalan kependudukan secara lebih dekat. Tidak hanya itu, materi SSK mencakup kualitas penduduk, keluarga berkualitas, kesehatan, hingga pencegahan stunting sejak remaja.
Saat ini, Kabupaten Kerinci memiliki dua Sekolah Siaga Kependudukan. Selanjutnya, Pemkab berharap MAN 2 Kerinci dapat mengembangkan program tersebut secara berkelanjutan.
Murison juga meminta pihak sekolah menjadikan SSK sebagai ruang belajar dan berdiskusi. Dengan demikian, program tersebut tidak berhenti pada kegiatan seremonial.
“272.832 penduduk adalah kekuatan Kerinci. 41.557 generasi muda adalah harapan Kerinci. Dan 2 Sekolah Siaga Kependudukan adalah langkah awal untuk menyiapkan masa depan itu,” ujar Murison.
Launching SSK Ditandai Pelepasan Balon
Murison bersama para tamu undangan menandai launching SSK MAN 2 Kerinci dengan pelepasan balon. Setelah itu, prosesi tersebut menandai di mulainya program kependudukan di lingkungan MAN 2 Kerinci.
Kemudian, Murison bersama Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Jambi, pimpinan DPRD Kerinci, dan jajaran terkait meninjau stan pameran MAN 2 Kerinci. Mereka melihat berbagai karya, kreativitas, dan potensi yang di tampilkan para siswa.
Di sisi lain, Pemkab Kerinci mendorong Dinas PPKBPP&PA, Kantor Kemenag, Bappeda Litbang, serta perangkat daerah terkait untuk terus membina program tersebut.
Dengan kolaborasi itu, pemerintah, BKKBN, dan sekolah dapat memperkuat literasi kependudukan. Pada saat yang sama, sinergi tersebut mendorong lahirnya generasi muda yang sehat, berkarakter, dan mampu merencanakan masa depan.
Pada akhirnya, Pemkab Kerinci terus memperkuat pembangunan manusia melalui SSK MAN 2 Kerinci. Program ini sekaligus membuka ruang bagi generasi muda untuk mengambil peran dalam mewujudkan Kerinci yang maju, berdaya saing, dan sejahtera.



