Kasubbag Tata Usaha Kemenag Kota Sungai Penuh, Muharum, S.Ag., M.H., memimpin rapat tersebut. Selain itu, pengawas madrasah, kepala madrasah, serta sejumlah guru yang akan bertugas sebagai juri turut mengikuti pembahasan.
Kemenag Bahas Persiapan Teknis KOMPAS
Dalam rapat tersebut, Muharum bersama peserta membahas berbagai kebutuhan teknis menjelang pelaksanaan KOMPAS 2026. Pembahasan itu meliputi mekanisme perlombaan, kesiapan juri, serta berbagai kebutuhan pendukung lainnya.
Selain membahas teknis, peserta rapat juga menyamakan pemahaman mengenai aturan perlombaan. Dengan demikian, seluruh pihak dapat menjalankan tugas secara terarah dan menjaga kompetisi tetap tertib.
Selanjutnya, KOMPAS 2026 akan berlangsung selama empat hari, yakni mulai 2 hingga 5 September 2026. Pada ajang tersebut, siswa-siswi madrasah di lingkungan Kemenag Kota Sungai Penuh akan berkompetisi dalam bidang olahraga dan seni.
KOMPAS Jadi Ajang Unjuk Bakat Siswa
KOMPAS tidak hanya menjadi arena untuk mengejar prestasi. Sebaliknya, kegiatan ini juga memberi kesempatan kepada siswa untuk menunjukkan bakat, kreativitas, serta kemampuan mereka.
Di bidang olahraga, siswa dapat mengasah disiplin, kerja sama, semangat juang, dan sportivitas. Sementara itu, bidang seni menjadi ruang bagi peserta untuk mengekspresikan kreativitas sekaligus meningkatkan kepercayaan diri.
Selain itu, pengalaman mengikuti kompetisi dapat memberikan pelajaran berharga bagi siswa. Mereka dapat belajar menerima kemenangan maupun kekalahan dengan sikap sportif.
Kemenag Kota Sungai Penuh pun berharap KOMPAS 2026 mampu melahirkan siswa berprestasi. Lebih dari itu, kegiatan tersebut dapat memperkuat karakter positif siswa melalui persaingan yang sehat.
Untuk mendukung tujuan tersebut, panitia, juri, kepala madrasah, guru, dan pihak terkait terus mematangkan persiapan. Dengan koordinasi yang baik, Kemenag berharap KOMPAS 2026 berjalan lancar, tertib, kompetitif, serta menjunjung tinggi sportivitas.