Harga Anjlok, Petani Cabai di Kerinci Terpaksa Tebang Tanaman yang Sudah Berbuah

Petani di Kerinci Menebang Tanaman Cabai Miliknya,di Tengah Harga yang Tidak Pasti
INDOSBERITA.ID.KERINCI – Seorang petani cabai di Kabupaten Kerinci terpaksa menebang tanaman cabai miliknya meski sudah berbuah lebat. Keputusan pahit ini diambil akibat harga cabai di pasaran yang anjlok dan tidak sebanding dengan biaya produksi yang terus meningkat.
Peristiwa tersebut menjadi sorotan setelah sebuah video beredar luas di media sosial. Dalam video itu, terlihat sang petani dengan berat hati menebangi tanaman cabainya yang sebelumnya diharapkan bisa memberikan hasil panen menguntungkan.
Namun,tidak di ketahui secara pasti kapan peristiwa ini terjadi,dari percakapan di dalam ada dua orang yang berada di sana,petani dan orang yang lagi merekam.
Menurut penelusuran, kondisi ini dipicu oleh rendahnya harga jual cabai yang jauh dari harapan petani. Di sisi lain, biaya untuk perawatan tanaman seperti pupuk dan obat-obatan justru semakin mahal, membuat petani mengalami kerugian.
“Harga pupuk mahal, harga obat mahal, tidak sebanding dengan harga cabai. Lebih baik diganti dengan tanaman lain,” ujar petani tersebut dalam video yang beredar.
Situasi ini mencerminkan dilema yang kerap dihadapi petani, khususnya di sektor hortikultura. Ketidakstabilan harga pasar membuat hasil panen tidak selalu menjamin keuntungan, bahkan bisa berujung pada kerugian besar.
Para petani berharap adanya perhatian dari pemerintah untuk menstabilkan harga serta menekan biaya produksi, agar kejadian serupa tidak terus berulang dan merugikan para petani di daerah.




