Stok Pangan Nasional Aman Hadapi El Nino

Mentan Amran sidak pasar. (Beritasatu.com/Erfan Maruf)
INDOSBERITA.ID.JAKARTA – Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, menegaskan ketersediaan pangan nasional dalam kondisi aman menghadapi potensi dampak El Nino yang diprediksi berlangsung cukup lama pada 2026. Pernyataan ini disampaikan usai menghadiri Pertemuan Saudagar Bugis Makassar (PSBM) di Makassar, Kamis (26/3/2026).
Fenomena El Nino kali ini termasuk variasi kuat yang kerap disebut sebagai “Godzilla”, sehingga pemerintah telah menyiapkan berbagai langkah antisipasi. Amran menjelaskan, perhitungan cadangan pangan dilakukan menyeluruh, mulai dari stok di gudang, lapangan, sektor hotel, restoran, dan kafe, hingga persediaan di rumah tangga. Pemerintah juga mempertimbangkan tanaman pangan yang masih berada di lahan atau standing crop.
Mantan Menteri Pertanian itu menekankan bahwa produksi pangan nasional tetap berjalan meski fenomena El Nino terjadi. “Artinya, kalau cukup 10 bulan ke depan—sekarang sudah bulan tiga—berarti sembilan bulan sampai Desember cukup. Itu belum dihitung hasil panen mendatang, katakanlah tujuh bulan ke depan, minimal dua juta ton per bulan,” jelas Amran.
Berdasarkan pengalaman saat kekeringan 2023–2024, produksi pangan nasional masih mampu mencapai minimal 2 juta ton per bulan. Dengan kondisi tersebut, pemerintah optimistis stok pangan nasional mencukupi untuk beberapa bulan ke depan, bahkan hingga memasuki tahun berikutnya.
“Pada saat El Nino 2023–2024, produksi minimal dua juta per bulan. Artinya totalnya ada 14 juta ton, cukup hingga Mei tahun depan,” tandasnya.
Pernyataan Amran ini sekaligus menegaskan kesiapan pemerintah dalam menjaga ketahanan pangan nasional di tengah ancaman perubahan iklim dan fenomena cuaca ekstrem.




