Festival Balon Udara Wonosobo Jadi Daya Tarik Libur Lebaran

Festival Balon Udara di Wonosobo. (Beritasatu.com/Priyo Budi Santoso)
INDOSBERITA.ID.WONOSOBO – Festival balon udara di Kabupaten Wonosobo menjadi magnet wisata saat libur Lebaran 1447 Hijriah. Kegiatan yang digelar Minggu (22/3/2026) itu menyuguhkan pemandangan puluhan balon berukuran besar yang menghiasi langit dengan latar pegunungan.
Sejumlah titik lokasi dipadati warga dan wisatawan yang ingin menyaksikan tradisi tahunan tersebut. Salah satu lokasi yang ramai berada di Dusun Garung, Desa Butuh, Kecamatan Kalikajar, yang menawarkan panorama langsung ke Gunung Sindoro dan Gunung Sumbing.
Balon-balon yang diterbangkan tampil dengan berbagai desain menarik, mulai dari motif batik hingga karakter kartun dan tokoh pewayangan. Keindahan visual semakin terasa dengan latar alam pegunungan yang asri.
Salah satu pengunjung asal Tasikmalaya, Safty, mengaku tertarik datang setelah melihat festival tersebut di TikTok. Ia menyebut pengalaman menyaksikan langsung balon udara di Wonosobo memberikan kesan berbeda.
Balon udara yang diterbangkan memiliki tinggi sekitar 10 hingga 15 meter dengan diameter mencapai 10 meter. Proses penerbangan menggunakan asap hasil pembakaran kayu dan dilakukan secara gotong royong oleh tim.
Untuk menjaga keamanan, seluruh balon diterbangkan dengan sistem tambat menggunakan tali dengan ketinggian maksimal sekitar 150 meter. Aturan ini diterapkan agar tidak mengganggu jalur penerbangan.
Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Wonosobo, Fahmi Hidayat, menyebut kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian Festival Mudik 2026 yang digelar di berbagai wilayah.
Tahun ini, festival balon udara berlangsung di 23 lokasi yang tersebar di sembilan kecamatan, meningkat dibandingkan tahun sebelumnya. Hal ini menunjukkan keterlibatan aktif masyarakat dan komunitas dalam melestarikan tradisi.
Festival dijadwalkan berlangsung selama sepekan hingga 29 Maret 2026, dengan puncak acara di pusat kota Wonosobo. Pemerintah daerah berharap kegiatan ini mampu menarik jutaan wisatawan sekaligus mendorong kunjungan ke destinasi lain di kawasan tersebut.




