Erick Thohir Tekankan Pemuda Berkarakter Patriotik Lewat MTN

Erick Thohir Tekankan Pemuda Berkarakter Patriotik Lewat MTN

Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir (kanan) bersama Menteri PPN/Bappenas Rachmat Pambudy (kiri) bertemu untuk membahas Program Manajemen Talenta Nasional (MTN) di Jakarta, Jumat (6/2/2026). (Humas Kemenpora RI)

INDOSBERITA.ID.JAKARTA – Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir menegaskan bahwa Program Manajemen Talenta Nasional (MTN) diarahkan untuk membentuk generasi muda yang memiliki karakter kuat dan semangat patriotisme. Menurutnya, nilai tersebut penting agar pemuda Indonesia mampu menjaga persatuan serta tidak mudah terpecah oleh berbagai perbedaan.

Pernyataan itu disampaikan Erick saat berdiskusi mengenai penguatan program MTN bersama Menteri PPN/Kepala Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional Rachmat Pambudy di Jakarta, Jumat (6/3/2026).

Erick menjelaskan, selain menanamkan nilai patriotisme, program tersebut juga dirancang untuk membentuk generasi muda yang tangguh dan tidak mudah menyerah. Sikap tersebut dinilai penting agar pemuda Indonesia mampu bersaing di tengah perkembangan teknologi dan perubahan global yang semakin cepat.

Ia juga menekankan pentingnya membangun kepedulian sosial dan lingkungan pada generasi muda. Menurut Erick, pemuda tidak hanya dituntut berprestasi, tetapi juga harus memiliki empati terhadap masyarakat dan alam di sekitarnya.

Dalam sektor olahraga, Erick yang juga menjabat sebagai koordinator gugus tugas MTN mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto mendorong penguatan sistem pembinaan atlet melalui pembentukan akademi olahraga yang modern dan terintegrasi.

Akademi tersebut dirancang berbasis teknologi serta difokuskan pada pengembangan prestasi di 21 cabang olahraga prioritas. Pemerintah berencana membangun jaringan akademi olahraga nasional yang terhubung antara pusat dan daerah dengan standar pembinaan yang ditetapkan oleh Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia.

Selain pembangunan akademi, Kemenpora juga berupaya meningkatkan kualitas seluruh ekosistem olahraga, mulai dari atlet, pelatih, akademi, hingga guru pendidikan jasmani di sekolah. Erick menyebutkan seluruh pihak tersebut nantinya akan mengikuti program sertifikasi yang melibatkan berbagai federasi olahraga.

Untuk mendukung pengembangan talenta di bidang olahraga, pemerintah juga menyiapkan skema beasiswa melalui Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) bagi atlet maupun pelatih. Selain itu, pemerintah juga tengah mengupayakan program dana pensiun bagi atlet sebagai bentuk penghargaan atas kontribusi mereka selama berkarier.

Sementara itu, Rachmat Pambudy menilai penguatan program MTN menjadi langkah strategis untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia. Ia menekankan bahwa kemajuan sebuah negara tidak hanya ditentukan oleh kekayaan sumber daya alam, tetapi juga oleh kualitas manusia yang inovatif, berkarakter, dan berprestasi.

Melalui kerja sama lintas kementerian dan lembaga, pemerintah berharap sistem MTN mampu melahirkan generasi muda serta atlet Indonesia yang berprestasi di tingkat internasional sekaligus memiliki karakter kuat untuk mendukung kemajuan bangsa.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *