Pemerintah Bangun 100 Gudang Bulog, Tiga di Sulawesi Tengah

Pemerintah Bangun 100 Gudang Bulog, Tiga di Sulawesi Tengah

Presiden Prabowo Subianto menggulirkan program pembangunan 100 gudang baru milik Perum Bulog di berbagai wilayah Indonesia. Tiga gudang di antaranya didirikan di Sulawesi Tengah. (Beritasatu.com/Muhammad Agus)

INDOSBERITA.ID.BANGGAI – Presiden Prabowo Subianto meluncurkan program pembangunan 100 gudang baru milik Perum Bulog yang tersebar di berbagai daerah. Kebijakan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat cadangan pangan nasional sekaligus membenahi sistem logistik pemerintah agar lebih modern dan efisien.

Dari total gudang yang direncanakan, tiga unit akan dibangun di Provinsi Sulawesi Tengah, tepatnya di Kabupaten Banggai, Kabupaten Banggai Kepulauan, dan Kabupaten Banggai Laut. Kehadiran fasilitas tersebut diharapkan mampu mendukung penyerapan hasil panen serta memperluas kapasitas penyimpanan komoditas strategis.

Kepala Kantor Wilayah Bulog Sulawesi Tengah, Jusri Pakke, menjelaskan bahwa gudang baru akan dilengkapi fasilitas modern seperti silo, mesin pengering (dryer), serta rice milling unit. Fasilitas itu disesuaikan dengan potensi komoditas unggulan di masing-masing daerah, terutama beras dan jagung.

Menurutnya, pembangunan tahap awal difokuskan di wilayah dengan akses relatif mudah seperti Pulau Jawa, Sumatera, Kalimantan, dan sebagian Papua. Sementara untuk wilayah kepulauan terluar, peletakan batu pertama ditargetkan mulai berjalan pada 2026.

Proyek nasional ini menelan anggaran sekitar Rp5 triliun yang bersumber dari APBN. Pemerintah menargetkan seluruh gudang dapat selesai pada Maret 2026 sehingga siap dimanfaatkan saat panen raya serta memperkuat stabilitas distribusi pangan.

Di Sulawesi Tengah, tambahan kapasitas penyimpanan dinilai mendesak. Pada 2024, realisasi pengadaan beras tercatat sekitar 8.000 ton. Tahun ini, target melonjak menjadi 53.000 ton seiring proyeksi panen raya pada Maret.

Bulog juga memastikan stok beras menjelang Ramadan dalam kondisi aman, dengan ketersediaan sekitar 21.000 ton dan rata-rata penyaluran 2.000 hingga 3.000 ton per bulan.

Melalui pembangunan 100 gudang tersebut, pemerintah berharap ketahanan pangan nasional semakin kokoh dan distribusi logistik dapat menjangkau wilayah kepulauan secara lebih merata.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *