Harga Cabai Oranye di Lebak Tembus Rp120 Ribu per Kilo

Harga Cabai Oranye di Lebak Tembus Rp120 Ribu per Kilo

Lonjakan harga cabai oranye di Kabupaten Lebak, Banten, membuat pedagang sayur keliling harus memutar otak agar dagangannya tetap laku. Harga yang kini menembus Rp 120.000 per kilogram dinilai memberatkan masyarakat kecil. Salah satu pedagang, Suhendi (38), warga Kampung Rancawiru, Desa Sukamekarsari, Kecamatan Kalanganyar, memilih menjual cabai secara eceran dalam kemasan kecil. (Beritasatu.com/Budiman)

INDOSBERITA.ID.RANGKASBINTUNG – Lonjakan harga cabai oranye di Banten, khususnya di Kabupaten Lebak, membuat pedagang sayur keliling mencari cara agar dagangan tetap diminati pembeli. Harga cabai oranye yang kini mencapai Rp 120.000 per kilogram dinilai cukup memberatkan warga.

Suhendi (38), pedagang keliling asal Kampung Rancawiru, Desa Sukamekarsari, Kecamatan Kalanganyar, mengaku harus menyiasati kondisi tersebut dengan menjual cabai dalam kemasan kecil. Ia membungkus cabai oranye dalam plastik mungil seharga Rp 5.000 per bungkus.

“Sekarang cabai oranye Rp 120.000 per kilo, memang lagi mahal sekali,” ujar Suhendi saat berjualan di wilayah Lebak, Rabu (25/2/2026).

Dalam satu bungkus kecil, ia mengisi sekitar 10 buah cabai berukuran kecil. Cara ini dilakukan agar masyarakat tetap bisa membeli meski dalam jumlah terbatas. Dari seperempat kilogram cabai, Suhendi dapat membaginya menjadi beberapa kemasan kecil untuk dijual berkeliling kampung.

Berbeda dengan cabai oranye, harga cabai rawit merah justru menunjukkan tren penurunan. Saat ini, cabai rawit merah dijual sekitar Rp 50.000 per kilogram setelah sebelumnya sempat berada di kisaran Rp 70.000 hingga Rp 80.000 per kilogram.

Suhendi mengatakan, cabai oranye menjadi satu-satunya jenis cabai yang masih bertahan dengan harga tinggi dalam beberapa pekan terakhir. Kondisi itu membuatnya mengurangi jumlah stok yang dibawa saat berjualan. Jika sebelumnya ia membawa 2 hingga 3 kilogram cabai oranye, kini hanya setengah hingga satu kilogram saja. Sementara cabai rawit merah dibawa sekitar 1 kilogram dan bawang sekitar 2 kilogram.

Meski sudah dijual secara eceran, banyak pelanggan tetap mengeluhkan mahalnya harga cabai. Suhendi berharap harga komoditas tersebut segera stabil agar daya beli masyarakat kecil tidak semakin tertekan.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *