Janji Kerja ke Australia Berujung Penyekapan

Janji Kerja ke Australia Berujung Penyekapan

Kasi Humas Polres Buleleng Iptu Yohana Rosalin Diaz (Beritasatu.com/Gede Sumertayasa)

INDOSBERITA.ID.BULELENG – Lima warga negara Bangladesh menjadi korban dugaan penyekapan di Desa Pemuteran, Kecamatan Gerokgak, Kabupaten Buleleng. Para korban awalnya dijanjikan pekerjaan di Australia, namun setibanya di Bali justru diduga dikurung dan diancam oleh pelaku.

Kasi Humas Polres Buleleng, Iptu Yohana Rosalin Diaz, menyebut peristiwa ini bermula dari tawaran kerja oleh seorang pria bernama Nuruzzaman alias Rajib alias Babu. “Korban bersama empat rekannya tiba di Bali pada 19 Januari 2026 dan dibawa ke Pemuteran, dengan janji diberangkatkan ke Australia,” ujar Yohana, Minggu (22/2/2026).

Di lokasi, para korban diduga disekap di sebuah penginapan. Mereka diikat dengan tali, dilakban, dan diancam dengan pisau. Pada 16 Februari 2026, dua korban, Md Abdul Hossain Joel Rana dan Mohammad Sana Ullah, mencoba melarikan diri, tetapi sempat ditangkap kembali. Salah satu korban akhirnya berhasil kabur dan meminta perlindungan di markas Dodiklatpur, kemudian laporan diteruskan ke Polsek Gerokgak dan Polres Buleleng.

Kasus ini teregistrasi dalam Laporan Polisi Nomor LP/B/53/II/2026/SPKT/Polres Buleleng/Polda Bali. Kelima korban yang teridentifikasi adalah Md Abdul Hossain Joel Rana (23), Islam Md. Din (36), Abdul Rahman Md Ayub Khan (28), Md Shamim Miah (32), dan Mohammad Sana Ullah (40).

Polisi masih mendalami kasus ini, termasuk menelusuri kemungkinan adanya unsur tindak pidana perdagangan orang (TPPO) atau pelanggaran hukum lain.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *