Masuk Ramadhan,Volume Sampah di Sungai Penuh Meningkat hingga 60 Ton per Hari

Ramadan Datang, Sampah Sungai Penuh Bertambah
INDOSBERITA.ID.SUNGAI PENUH – Memasuki bulan suci Ramadan, volume sampah di Kota Sungai Penuh mengalami peningkatan signifikan dibandingkan hari-hari biasa. Jika pada kondisi normal jumlah sampah berkisar antara 40 hingga 50 ton per hari, selama Ramadan angkanya melonjak menjadi 50 hingga 60 ton per hari.
Lonjakan ini dipicu meningkatnya aktivitas masyarakat, khususnya menjelang waktu berbuka puasa. Ramainya pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang menjajakan takjil serta aneka hidangan berbuka turut berkontribusi terhadap bertambahnya sampah, baik dari sisa makanan maupun kemasan sekali pakai.
Kepala Bidang Persampahan dan Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) Dinas Lingkungan Hidup Kota Sungai Penuh, Azan Putra, menyebutkan bahwa kondisi ini merupakan tren tahunan yang kerap terjadi setiap Ramadan.
“Setiap Ramadan volume sampah memang mengalami peningkatan. Aktivitas masyarakat bertambah, terutama di pusat jajanan dan pasar takjil,” ujarnya.Jumat (20/2/2026).
Untuk mengantisipasi terjadinya penumpukan, Dinas Lingkungan Hidup mengerahkan 12 unit armada pengangkut sampah yang beroperasi setiap hari. Selain itu, satu unit armada tambahan juga disiagakan guna mempercepat proses pengangkutan, khususnya di titik-titik rawan penumpukan sampah.
Azan Putra turut mengimbau masyarakat agar tetap menjaga kebersihan lingkungan selama Ramadan. Ia meminta warga tidak membuang sampah sembarangan, memilah sampah organik dan anorganik, serta membuang sampah sesuai jadwal yang telah ditentukan.
“Kebersihan kota adalah tanggung jawab bersama. Mari kita jaga Sungai Penuh tetap bersih dan nyaman, terutama di bulan yang penuh berkah ini,” pungkasnya.




