Langkah ini menandai ekspansi besar Pindad dari sektor pertahanan menuju industri otomotif komersial. Jika sebelumnya Maung identik dengan kendaraan operasional militer dan instansi pemerintah, kini masyarakat luas dapat memilikinya dalam versi yang telah disesuaikan untuk penggunaan harian maupun kebutuhan bisnis.
Tetap Tangguh, Lebih Nyaman
Meski mengusung DNA kendaraan taktis, Maung MV1 versi sipil mendapatkan sejumlah pembaruan, terutama pada sisi kenyamanan kabin dan fitur keselamatan. Penyesuaian ini dilakukan agar kendaraan tetap tangguh di medan berat, namun nyaman digunakan di jalan raya maupun area kerja.
Dengan konfigurasi ladder frame kokoh dan sistem penggerak empat roda (4WD), Maung MV1 diposisikan sebagai kendaraan utilitas sekaligus off-road. Kehadirannya disebut-sebut siap bersaing dengan merek global seperti Jeep dan BAIC di segmen kendaraan 4×4 komersial.
Dari sisi harga, Maung MV1 dipasarkan di kisaran Rp600–700 juta. Bandrol tersebut dinilai kompetitif untuk kelas kendaraan 4×4 ladder frame, terlebih dengan statusnya sebagai produk dalam negeri.
Spesifikasi Andal untuk Medan Ekstrem
Secara teknis, Maung MV1 tetap mempertahankan karakter utamanya sebagai kendaraan penjelajah medan berat. Spesifikasi yang ditawarkan antara lain:
-
Mesin diesel 2.400 cc 4 silinder turbo
-
Tenaga 184 Hp dan torsi maksimum 420 Nm
-
Transmisi otomatis
-
Sistem penggerak 4WD
-
Kecepatan maksimum 120 km/jam
-
Kapasitas tangki bahan bakar 80 liter
-
Bobot kosong 3.200 kg
-
Kapasitas 4 penumpang
Didukung suspensi heavy duty dan ground clearance tinggi, kendaraan ini dirancang mampu melintasi lumpur, bebatuan, hingga tanjakan ekstrem. Bahkan, Maung MV1 tetap dapat melaju dalam radius tertentu meskipun mengalami kebocoran ban.
Sasar Sektor Industri dan Komunitas
Versi sipil Maung MV1 menyasar pelaku usaha di sektor perkebunan, pertambangan, dan konstruksi, serta instansi swasta maupun BUMN. Selain itu, komunitas off-road dan pecinta kendaraan 4×4 buatan Indonesia juga menjadi target pasar potensial.
Melalui peluncuran ini, PT Pindad menegaskan komitmennya dalam memperluas kontribusi industri otomotif nasional. Kehadiran Maung MV1 versi sipil menjadi simbol bahwa produk karya anak bangsa mampu bersaing di segmen kendaraan utilitas premium dan medan berat di pasar domestik.