Serangan Drone Tewaskan Tiga di RS Sudan

Kerusakan akibat pertempuran antara pasukan Sudan dan RSF. (Anadolu Agency)
INDOSBERITA.ID SENNAR – Serangan drone kembali menghantam fasilitas sipil di Sudan. Kali ini, Rumah Sakit Al-Mazmoum di negara bagian Sennar menjadi sasaran, menewaskan tiga orang dan melukai tujuh lainnya pada Minggu malam, 16 Februari 2026.
Jaringan dokter setempat menyebut serangan itu diduga dilakukan kelompok paramiliter Rapid Support Forces (RSF). Salah satu korban luka dilaporkan merupakan tenaga medis yang sedang bertugas saat drone menghantam area rumah sakit.
Dalam pernyataannya, Sudan Doctors Network mengecam keras serangan tersebut. Mereka menegaskan bahwa menargetkan fasilitas kesehatan merupakan pelanggaran serius hukum humaniter internasional.
“Serangan terhadap rumah sakit tidak hanya menambah korban, tetapi juga memutus akses layanan kesehatan bagi warga sipil yang sudah menderita akibat konflik berkepanjangan,” kata jaringan tersebut.
Hingga kini, RSF belum memberikan tanggapan resmi. Sebelumnya, kelompok itu juga dituding menargetkan fasilitas sipil, meski mereka mengklaim berupaya melindungi masyarakat.
Peringatan juga datang dari World Health Organization (WHO). Badan kesehatan dunia itu menyebut sistem kesehatan Sudan semakin terancam setelah tiga fasilitas medis di wilayah Kordofan Selatan diserang pada awal Februari.
Konflik antara militer Sudan dan RSF telah berlangsung sejak April 2023, dipicu perselisihan soal integrasi pasukan. Pertempuran yang meluas di berbagai wilayah telah menewaskan puluhan ribu orang dan memaksa sekitar 13 juta warga mengungsi, menjadikan Sudan sebagai salah satu krisis kemanusiaan terburuk di dunia saat ini.(Zr)




