TransJakarta Tarik Sementara Bus Gandeng Usai Insiden Pancoran

Ilustrasi TransJakarta. Foto- MI
INDOSBERITA.ID JAKARTA – TransJakarta menghentikan sementara puluhan bus gandeng setelah terjadi gangguan teknis yang memicu kepulan asap di Halte Pancoran, Jakarta Selatan. Keputusan ini diambil sebagai langkah cepat untuk menjaga keselamatan penumpang.
Insiden tersebut terjadi pada Sabtu, 14 Februari 2026 sekitar pukul 13.33 WIB. Bus bernomor bodi DMR 715 milik operator Damri yang melayani Koridor 9 rute Pinang Ranti–Pluit dilaporkan mengeluarkan asap dari bagian belakang kendaraan saat berhenti di halte.
Petugas di lokasi segera mengevakuasi seluruh penumpang ke area aman. Penumpang kemudian dialihkan ke armada berikutnya sehingga perjalanan tetap dapat dilanjutkan tanpa gangguan berarti.
Pemeriksaan awal menyebut gangguan disebabkan kebocoran pada sistem radiator. Meski tidak menimbulkan korban, TransJakarta langsung mengambil langkah antisipatif dengan menghentikan sementara operasional bus yang terdampak.
Tak hanya satu unit, perusahaan juga memperluas pemeriksaan terhadap 59 bus gandeng berbahan bakar gas merek Zhongtong. Seluruh armada tersebut kini menjalani inspeksi menyeluruh, terutama pada sistem pendingin mesin.
Manajemen menegaskan setiap bus wajib lolos audit teknis sebelum kembali beroperasi. Langkah ini dilakukan untuk memastikan standar keselamatan tetap terjaga dan kepercayaan penumpang terhadap layanan TransJakarta tidak terganggu.(Zr)




