Erick Thohir Dorong Literasi Keuangan untuk Atlet Paralimpiade

Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir berfoto bersama para atlet saat mengunjungi fasilitas Paralympic Training Center Indonesia di Karanganyar, Jawa Tengah, Sabtu (14/2/2026). Humas Kemenpora RI
INDOSBERITA.ID.JAKARTA – Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir menyiapkan program pendampingan literasi keuangan bagi atlet Komite Paralimpiade Nasional (NPC) Indonesia. Tujuannya agar para atlet dapat mengelola keuangan dengan cerdas, menabung, dan mempersiapkan masa depan yang lebih sejahtera, termasuk setelah pensiun.
“Kami akan membimbing para atlet melalui literasi finansial, sehingga mereka bisa menabung dan merencanakan masa depannya,” ujar Erick Thohir saat mengunjungi Paralympic Training Center Indonesia di Karanganyar, Jawa Tengah, Sabtu.
Langkah ini menyusul keberhasilan atlet disabilitas Indonesia meraih prestasi gemilang di ASEAN Para Games 2025, dengan total 392 medali: 135 emas, 143 perak, dan 114 perunggu. Pemerintah pun menyiapkan bonus bagi para peraih medali, meski nilai pastinya tidak diumumkan.
Menpora menekankan pentingnya pengelolaan keuangan yang bijak, agar bonus tidak habis untuk kesenangan jangka pendek, melainkan dapat diinvestasikan untuk masa depan dan kehidupan pasca-karier.
Selain itu, Erick Thohir menegaskan bahwa pihaknya tidak ingin lama-lama larut dalam euforia ASEAN Para Games. Persiapan sudah mulai dilakukan untuk Asian Games dan Asian Para Games 2026 di Jepang, melalui pemusatan latihan nasional berkelanjutan.
“Kemenpora terus melakukan konsolidasi latihan meski dengan keterbatasan anggaran. Kami juga telah menyisir anggaran, insyaAllah ada alokasi yang memadai,” tambahnya.
Menpora juga akan mengundang NPC Indonesia untuk membahas target prestasi internasional ke depan, sebagai bagian dari strategi jangka panjang bagi atlet Indonesia.




