Petani Lansia di Sukabumi Ditemukan Tewas Terikat di Sawah

Petani Lansia di Sukabumi Ditemukan Tewas Terikat di Sawah

Ilustrasi (Istimewa)

INDOSBERITA.ID.SUKABUMI – Warga Kampung Ciranjang, Desa Karanggeusan, Kecamatan Jampangkulon, Kabupaten Sukabumi, digemparkan oleh penemuan jasad seorang petani berinisial LN (64) di area persawahan, Sabtu (14/2/2026). Korban ditemukan dalam kondisi mengenaskan tidak jauh dari rumahnya.

Jasad korban ditemukan sekitar 70 meter dari tempat tinggalnya dengan posisi telentang di tengah sawah. Saat ditemukan, tangan dan kaki korban terikat, sementara bagian matanya tertutup kain. Di tubuh korban juga terlihat sejumlah luka lebam.

Berdasarkan keterangan warga, peristiwa diduga bermula dari perselisihan antara korban dengan seseorang di area persawahan. Setelah cekcok, korban disebut sempat menjauh, namun diduga dikejar dan dikeroyok hingga akhirnya meninggal dunia di lokasi.

Anak korban, Habul Hamid, mengaku sempat menerima telepon dari warga yang memberitahukan ayahnya tengah terlibat pertengkaran. Ia segera menuju lokasi, tetapi setibanya di tempat sekitar setengah jam kemudian, korban sudah dalam kondisi tidak bernyawa.

Menurut Hamid, kondisi ayahnya saat ditemukan sangat memprihatinkan. Selain terikat dan ditutup matanya, terdapat luka memar di wajah serta luka serius di bagian belakang kepala yang diduga akibat hantaman benda tumpul.

Kepala Desa Karanggeusan, Supriyatno, membenarkan adanya dugaan pengeroyokan dalam kejadian tersebut. Ia menyebut korban ditemukan sudah tidak bernapas dengan kondisi tubuh terikat.

Hasil pemeriksaan awal pada jenazah menunjukkan sejumlah luka, termasuk memar di wajah, luka di kepala bagian belakang, serta luka di dada dan kaki. Setelah proses autopsi selesai, korban dimakamkan di dekat kediamannya.

Pihak keluarga telah menyerahkan sepenuhnya penanganan kasus kepada kepolisian dan berharap para pelaku segera ditangkap serta diproses sesuai hukum yang berlaku.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *