Kabut Tebal Picu Kecelakaan Bus di Tol Ngawi–Solo

Kabut Tebal Picu Kecelakaan Bus di Tol Ngawi–Solo

Bus double decker Indorent terguling di Tol Ngawi seusai menabrak truk, Kamis 12 Februari 2026 pagi. (Beritasatu.com/Muhammad Miftakul Falakh)

INDOSBERITA.ID.NGAWI – Kecelakaan yang melibatkan bus Indorent di ruas Tol Ngawi–Solo terjadi saat kondisi jalan diselimuti kabut tebal, sehingga jarak pandang pengemudi menjadi sangat terbatas. Peristiwa itu berlangsung di wilayah Desa Bangunrejo Kidul, Kecamatan Kedunggalar, Kabupaten Ngawi, pada Kamis (12/2/2026) pagi.

Polisi menyebut selain faktor cuaca, karakter jalur tol di kawasan tersebut juga turut menjadi perhatian. Lintasan yang panjang dan lurus dinilai berpotensi menimbulkan kelelahan bagi pengemudi, terutama dalam perjalanan jarak jauh.

Kanit Gakkum Satlantas Polres Ngawi, Iptu Agus Hariyanto, menjelaskan secara kontur jalan sebenarnya tergolong aman. Namun, jalur lurus yang panjang sering menjadi titik rawan menurunnya konsentrasi pengemudi.

Petugas memastikan bus dioperasikan oleh dua sopir yang bergantian selama perjalanan. Berdasarkan keterangan awal, pergantian pengemudi dilakukan di wilayah Cirebon sebelum perjalanan dilanjutkan hingga lokasi kejadian.

Insiden bermula saat bus tingkat tersebut menabrak bagian belakang truk boks di jalur tol. Setelah benturan, kendaraan kehilangan kendali, menghantam pembatas jalan, lalu terguling ke parit di sisi tol.

Akibat kecelakaan itu, seorang pramugari bernama Naura Rindha Cantika (21) meninggal dunia karena mengalami cedera kepala. Sementara puluhan penumpang dan kru lainnya mengalami luka-luka dan sempat mendapat perawatan medis di beberapa rumah sakit setempat.

Polisi menyatakan seluruh penumpang yang telah ditangani kini sudah melanjutkan perjalanan menggunakan armada pengganti.

Sementara itu, sopir bus bernomor polisi B 7107 TGE rute Jakarta–Malang masih menjalani perawatan intensif di RS Widodo Ngawi. Hingga kini, penyidik belum dapat meminta keterangan karena kondisi pengemudi masih dalam tahap pemulihan.

Pihak kepolisian menyebut pemeriksaan lanjutan baru akan dilakukan setelah kondisi sopir dinyatakan stabil oleh tim medis.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *