KRI Canopus 936 Resmi Perkuat Armada Riset Laut Indonesia

KRI Canopus 936 Resmi Perkuat Armada Riset Laut Indonesia

Indonesia resmi menambah kekuatan maritimnya dengan kehadiran kapal riset canggih KRI Canopus-936, yang diluncurkan dan diserahterimakan di galangan Abeking dan Rasmussen, Bremen, Jerman, pada Kamis, 12 Februari 2026. Dok Kedutaan Besar Republik Indonesi

INDOSBERITA.ID BREMEN – TNI Angkatan Laut mendapatkan tambahan armada khusus survei dan pemetaan laut setelah kapal bantu hidro-oseanografi terbaru, KRI Canopus-936, resmi diluncurkan di galangan kapal Abeking & Rasmussen, Bremen, Jerman, Kamis, 12 Februari 2026. Kehadiran kapal ini ditujukan untuk memperkuat kemampuan riset kelautan sekaligus mendukung operasi strategis di perairan Indonesia.

KRI Canopus-936 dirancang sebagai platform survei laut dalam dengan sistem peralatan ilmiah terintegrasi. Kapal ini mampu melakukan pemetaan topografi dasar laut berpresisi tinggi serta pengumpulan data oseanografi untuk berbagai kepentingan, mulai dari navigasi, mitigasi bencana, hingga perencanaan pertahanan maritim.

Dengan dukungan perangkat sensor akustik modern, kendaraan bawah air tanpa awak (AUV), dan wahana kendali jarak jauh (ROV), kapal ini dapat menjalankan misi eksplorasi di kedalaman ekstrem. Teknologi tersebut memungkinkan pengambilan data detail di wilayah yang sebelumnya sulit dijangkau oleh peralatan konvensional.

Kapal sepanjang lebih dari 100 meter itu juga dibekali kemampuan jelajah panjang dengan daya tahan operasi hingga dua bulan tanpa perlu sandar. Fasilitas laboratorium di dalamnya memungkinkan analisis data dilakukan langsung di atas kapal saat misi berlangsung.

Perwakilan pemerintah Indonesia di Jerman menyebut proyek ini menjadi contoh konkret kerja sama industri pertahanan dan teknologi maritim kedua negara. Selain menghasilkan kapal riset modern, program pembangunan juga mencakup peningkatan kompetensi teknis dan transfer pengetahuan bagi tenaga ahli Indonesia.

Proses pembangunan dilakukan melalui kolaborasi perusahaan galangan Indonesia dan Jerman selama tiga tahun. Skema kerja sama tersebut diharapkan memperkuat kapasitas industri perkapalan nasional dalam pengembangan kapal riset berteknologi tinggi di masa mendatang.

Dengan bergabungnya KRI Canopus-936 ke dalam armada, TNI AL diharapkan memiliki dukungan data kelautan yang lebih akurat untuk menunjang keselamatan pelayaran, pengamanan wilayah laut, serta pengelolaan sumber daya maritim nasional.(Zr)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *