Sopir Angkot Bekasi Demo Tolak Operasional Trans Beken

Sejumlah angkot parkir di Jalan Ahmad Yani, Kota Bekasi. Metrotvnews.com/Antonio
INDOSBERITA.ID BEKASI — Peluncuran layanan Trans Beken di Kota Bekasi memicu protes dari ratusan pengemudi angkutan kota (angkot). Aksi digelar Selasa (10/2/2026) di Jalan Ahmad Yani, tepat di depan Stadion Patriot Candrabhaga, dengan memarkirkan sejumlah armada sebagai bentuk keberatan terhadap operasional bus baru tersebut.
Para sopir menilai kehadiran Trans Beken berpotensi menggerus jumlah penumpang angkot, yang menjadi sumber utama penghasilan mereka. Koordinator aksi, Gani, menegaskan para sopir hanya ingin mata pencaharian mereka tetap aman. “Pendapatan kami bergantung pada setoran harian dari penumpang. Jika bus ini tetap beroperasi tanpa penyesuaian, kami siap melakukan aksi lanjutan,” ujarnya.
Wali Kota Bekasi Tri Adhianto menanggapi protes tersebut dengan menjelaskan bahwa Trans Beken bukan trayek baru, melainkan kelanjutan jalur Bus Trans Patriot yang sempat berhenti beroperasi pada 2023. Layanan ini dirancang untuk menghadirkan transportasi massal yang aman, nyaman, dan terintegrasi, menghubungkan terminal serta stasiun LRT Bekasi Timur dan Barat.
Tri menambahkan, pemerintah kota membuka ruang dialog dengan pengemudi angkot untuk mencari solusi penyesuaian. Tujuannya agar layanan transportasi baru dapat berjalan tanpa merugikan angkutan eksisting.
Trans Beken menjadi bagian dari upaya Pemkot Bekasi membangun sistem transportasi publik yang modern dan terkoordinasi, sekaligus mengurangi kepadatan kendaraan pribadi di kota penyangga Jakarta ini.




