JK Soroti Dampak Banjir terhadap Usaha Kecil

JK: Dampak Banjir Paling Berat Dirasakan Usaha Kecil

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung bersama Wakil Presiden Ke-10 dan Ke-12 RI, Jusuf Kalla (JK). Foto: ANTARA/HO-PMI.

INDOSBERITA.ID. JAKARTA — Ketua Umum Palang Merah Indonesia (PMI) Jusuf Kalla menilai banjir memberi dampak serius terhadap kehidupan ekonomi masyarakat Jakarta, terutama bagi pelaku usaha skala kecil. Ia menyebut genangan air yang kerap melanda sejumlah wilayah tidak hanya menimbulkan kerusakan fisik, tetapi juga menghentikan aktivitas ekonomi warga.

Hal tersebut disampaikan Jusuf Kalla saat menghadiri kegiatan kerja bakti massal bertajuk Jaga Jakarta Bersih di kawasan Cipinang Melayu, Jakarta Timur. Menurutnya, setiap kali banjir terjadi, efeknya selalu berantai, mulai dari toko yang tidak bisa beroperasi hingga kemacetan panjang yang menyita waktu produktif masyarakat.

JK menuturkan, kelompok masyarakat dengan penghasilan harian menjadi pihak yang paling terdampak. Ketika banjir datang, aktivitas kerja mereka terhenti seketika, sehingga pendapatan pun ikut terputus.

Dalam kesempatan itu, Jusuf Kalla juga menekankan bahwa penanganan banjir tidak bisa hanya mengandalkan peran pemerintah daerah. Ia menjelaskan bahwa pemerintah berfungsi mengelola kebijakan, namun kondisi lingkungan sangat dipengaruhi oleh kesadaran dan kedisiplinan warga.

Ia mengimbau masyarakat untuk lebih aktif menjaga kebersihan lingkungan, terutama dengan memastikan saluran air di sekitar permukiman tidak tersumbat oleh sampah. Menurutnya, keterlibatan warga menjadi kunci untuk menekan potensi banjir yang terus berulang.

“Kalau saluran air bersih dan dijaga bersama, risiko banjir bisa dikurangi. Kota ini milik kita semua,” kata JK.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *