Perpanjangan LRT Jakarta Diprediksi Dongkrak Jumlah Penumpang

Perpanjangan LRT Jakarta Diprediksi Dongkrak Jumlah Penumpang

Suasana pengerjaaan proyek MRT fase 1B di kawasan Pramuka, Jakarta Timur. (Berita Satu Photo/Joanito De Saojoao)

INDOSBERITA.ID.JAKARTA – PT Jakarta Propertindo (Perseroda) memperkirakan perpanjangan jalur LRT Jakarta fase 1B rute Velodrome–Manggarai akan memberikan lonjakan signifikan pada jumlah penumpang. Proyek tersebut diproyeksikan mampu meningkatkan okupansi harian LRT Jakarta hingga sekitar 80.000 penumpang secara bertahap.

Project Director LRT Jakarta, Ramdani Akbar, menyampaikan bahwa penambahan rute ini akan memperluas jangkauan layanan sekaligus memperkuat peran LRT sebagai transportasi penghubung menuju pusat kota. Saat ini, LRT Jakarta fase 1A masih melayani lintasan terbatas dengan jumlah penumpang harian di kisaran 3.500 hingga 4.000 orang.

Ramdani menjelaskan, keterbatasan lintasan sepanjang 5,8 kilometer membuat sebagian penumpang harus berganti moda transportasi untuk melanjutkan perjalanan ke wilayah strategis Jakarta. Kondisi tersebut dinilai menjadi salah satu faktor yang membatasi minat masyarakat menggunakan LRT.

Dengan perpanjangan jalur hingga Manggarai, LRT Jakarta diharapkan menawarkan perjalanan yang lebih praktis dan efisien. Rute baru ini akan mengurangi kebutuhan perpindahan antarmoda yang selama ini kerap memakan waktu dan tenaga penumpang.

Selain meningkatkan kenyamanan, kehadiran fase 1B juga diharapkan mendorong peralihan masyarakat dari kendaraan pribadi ke transportasi massal. Menurut Ramdani, layanan yang lebih terintegrasi dan langsung menuju pusat kota akan menjadi daya tarik utama bagi calon pengguna.

LRT Jakarta fase 1B akan melanjutkan lintasan fase 1A dan menambah panjang jalur operasional menjadi 12,2 kilometer. Proyek ini saat ini masih dalam tahap percepatan pembangunan dan ditargetkan rampung pada Agustus 2026.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *