Menkeu Sidak Pabrik Baja, Beri Sinyal Tegas soal PPN

Menkeu Sidak Pabrik Baja, Beri Sinyal Tegas soal PPN

Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa seusai melakukan sidak di perusahaan baja yang diindikasi mangkir bayar pajak. Foto: Tangkapan layar Breaking News Metro TV.

INDOSBERITA.ID JAKARTA – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa melakukan inspeksi mendadak ke salah satu pabrik baja di Jakarta, menyusul dugaan praktik penghindaran Pajak Pertambahan Nilai (PPN). Sidak ini menjadi peringatan keras pemerintah terhadap pelaku usaha yang diduga tidak patuh terhadap kewajiban perpajakan.

Meski aktivitas pabrik tetap berjalan, manajemen perusahaan tidak berada di lokasi saat kedatangan Menkeu. Di hadapan pegawai, Purbaya menegaskan sidak ini dilakukan setelah adanya laporan awal mengenai transaksi penjualan yang diduga tidak disertai setoran PPN.

“Praktik ini merugikan kas negara dan merusak persaingan usaha. Perusahaan yang patuh bisa kalah bersaing karena ada pihak yang mengambil jalan pintas dengan menghindari pajak,” ujarnya.

Kementerian Keuangan telah memetakan sekitar 40 perusahaan baja yang masuk daftar pengawasan terkait dugaan pelanggaran serupa, baik perusahaan domestik maupun asing. Potensi kerugian negara akibat praktik ini diperkirakan mencapai triliunan rupiah per tahun.

Purbaya juga menyoroti maraknya praktik “jalan pintas” berupa pembayaran kepada oknum aparat, yang menurutnya merusak integritas sistem perpajakan. Pemerintah menegaskan akan memperketat pengawasan dan menindak tegas pelanggaran, baik dari pihak perusahaan maupun aparat yang terlibat.

Sidak ini merupakan langkah awal dari penertiban sektor industri baja yang dinilai berisiko tinggi. Pemerintah menegaskan pihak yang terbukti melanggar harus segera melakukan pembetulan laporan dan melunasi kewajiban pajak. Bagi perusahaan yang tetap membandel, tindakan hukum tegas siap dijalankan.

Langkah Purbaya menunjukkan komitmen pemerintah untuk menciptakan iklim usaha yang adil, menutup celah kebocoran pajak, dan memastikan persaingan usaha berjalan transparan.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *