Pemain Keturunan Pulang Kampung, Herdman Racik Timnas Indonesia Lebih Solid

Pemain Keturunan Pulang Kampung, Herdman Racik Timnas Indonesia Lebih Solid

Pelatih timnas Indonesia, John Herdman,Photo www.bing

INDOSBERITA.ID.JAKARTA – Pelatih timnas Indonesia, John Herdman, memasuki fase penting dengan atmosfer yang jauh lebih kondusif jelang ASEAN Cup 2026. Turnamen antarnegara Asia Tenggara yang kini mengusung nama resmi ASEAN Cup itu dipandang sebagai panggung pembuktian serius bagi skuad Garuda, baik dari sisi kualitas permainan maupun mental juara.dikutip dari Bola Sport

Tidak digelarnya ASEAN Cup dalam kalender FIFA Matchday sempat dianggap sebagai hambatan. Pemain-pemain yang berkarier di Eropa hampir pasti sulit dilepas klub. Namun di tangan Herdman, kondisi tersebut justru diubah menjadi peluang untuk mengoptimalkan kekuatan lokal dan regional yang selama ini kerap terpinggirkan.

Angin segar datang dari kembalinya sejumlah pemain keturunan yang sebelumnya merantau ke luar negeri dan kini memilih melanjutkan karier di Liga Indonesia. Fenomena ini membuat kedalaman skuad timnas semakin terjaga, sekaligus memberi Herdman lebih banyak opsi tanpa harus bergantung pada pemain abroad Eropa.

Herdman sendiri tak tinggal diam. Dalam beberapa pekan terakhir, pelatih asal Kanada itu aktif memantau langsung jalannya Super League 2025/2026. Kehadirannya di berbagai stadion menjadi bagian dari pemantauan tahap awal, yang akan dijadikan fondasi menuju FIFA Series pada bulan Maret mendatang.

Pendekatan tersebut diyakini akan berkembang ketika timnas memasuki ASEAN Cup yang dijadwalkan berlangsung pada Juli hingga Agustus. Karakter turnamen yang padat, keras, dan sarat rivalitas regional menuntut persiapan yang berbeda. Herdman dituntut bergerak cepat menyusun kerangka tim yang siap bertarung sejak laga pertama.

Saat ini, setidaknya tujuh pemain keturunan eks abroad telah merumput di Liga Indonesia. Persib Bandung memiliki Thom Haye dan Eliano Reijnders yang dikenal fleksibel. Persija Jakarta menyumbang nama-nama berpengalaman seperti Jordi Amat dan Shayne Pattynama, ditambah Mauro Zijlstra yang dikabarkan segera diperkenalkan. Sementara Dewa United diperkuat Rafael Struick dan Bali United memiliki Jens Raven.

Jumlah tersebut masih berpeluang bertambah. Beberapa pemain yang berkarier di Thailand seperti Asnawi Mangkualam, Pratama Arhan, dan Sandy Walsh juga membuka peluang untuk dipanggil, mengingat lokasi kompetisi dan ketersediaan jadwal yang lebih realistis.

ASEAN Cup 2026 juga memiliki makna emosional tersendiri bagi Ketua Umum PSSI, Erick Thohir. Menjelang akhir masa jabatannya pada 2027, turnamen ini berpotensi menjadi persembahan terakhir bagi kepemimpinannya. Setelah kegagalan lolos ke Piala Dunia 2026 serta performa tim kepelatihan sebelumnya yang dinilai belum sesuai ekspektasi, gelar juara ASEAN Cup menjadi target yang realistis sekaligus prestisius.

Dengan komposisi pemain yang semakin matang, kedalaman skuad yang merata, serta persiapan yang lebih terstruktur, timnas Indonesia mengirimkan sinyal kuat kepada para rivalnya. ASEAN Cup 2026 bukan sekadar partisipasi—Garuda siap tampil habis-habisan demi mencetak sejarah baru di Asia Tenggara.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *