“Sunda Emperor”, Petualangan Pemuda Keturunan Raja

Salah satu adegan di film Sunda Emperor (istimewa/istimewa)
INDOSBERITA.ID.JAKARTA – Industri film Indonesia akan kedatangan warna baru lewat Sunda Emperor, film perdana garapan Sapa Wave Films yang dijadwalkan tayang di bioskop seluruh Indonesia pada 2026. Film ini mengangkat kisah unik tentang seorang pemuda Sunda oportunis yang hidup sederhana, namun tiba-tiba dihadapkan pada fakta mengejutkan bahwa dirinya diyakini sebagai keturunan Raja Sunda.
Mengusung genre petualangan yang dipadukan dengan drama dan komedi, Sunda Emperor hadir sebagai upaya menyegarkan perfilman daerah dengan pendekatan modern tanpa meninggalkan akar budaya lokal. Seluruh dialog dalam film ini menggunakan bahasa Sunda, namun dikemas dengan gaya yang dekat dengan selera penonton masa kini.
Film ini digarap sepenuhnya oleh Angling Sagaran yang berperan sebagai produser, sutradara, sekaligus penulis naskah. Ia menyebut Sunda Emperor sebagai ruang eksplorasi untuk membuktikan bahwa cerita lokal mampu tampil kuat dan relevan di layar lebar.
“Film ini lahir dari keinginan menghadirkan cerita 100 persen berbahasa Sunda dengan pendekatan yang segar. Bukan hanya bicara masa lalu, tetapi bagaimana identitas dan nilai budaya tetap hidup di masa sekarang,” ujar Angling Sagaran, Minggu (1/2/2026).
Kisah Sunda Emperor berawal dari penemuan sebuah koin peninggalan Kerajaan Sunda yang menyeret tiga sahabat ke dalam perjalanan penuh misteri dan pencarian jati diri. Benda bersejarah tersebut menjadi pemicu petualangan yang membawa mereka menyusuri sejarah, konflik, sekaligus pilihan hidup yang tak terduga.
Untuk menjangkau audiens yang lebih luas, terutama generasi muda, tim produksi menyiapkan strategi promosi berbasis digital melalui peluncuran first look dan cast reveal yang melibatkan sejumlah kreator Sunda. Langkah ini diharapkan mampu mendekatkan film lokal dengan penonton di era media sosial.
Film ini dibintangi oleh Laura Moane, Bilal Fadh, Maghara Adipura, Vansa Be, Itings Meledax, dan Yujeng Hensem. Para pemain menghadirkan karakter dengan dinamika yang kuat namun tetap ringan dan menghibur.
Selain cerita dan akting, Sunda Emperor juga menonjolkan visual sinematik dengan latar panorama alam Sukabumi, yang memperkuat nuansa petualangan sekaligus menjadi daya tarik visual tersendiri.
Dalam perjalanannya, sang tokoh utama ditemani dua sahabatnya, Ohim dan Ece, serta kehadiran tak terduga Eti. Konflik mulai memuncak ketika mereka harus berhadapan dengan ancaman Iwan Gesrek dan Boss Pepey, yang mengubah pencarian jati diri menjadi pertaruhan nasib dan persahabatan.
Lebih dari sekadar kisah asal-usul, Sunda Emperor menyajikan cerita tentang keberanian menentukan pilihan hidup, dibalut humor, drama, dan kekayaan budaya Sunda yang kental.




