SAR Perluas Pencarian Korban Longsor Pasirlangu

SAR Perluas Pencarian Korban Longsor Pasirlangu

Proses evakuasi longsor di Sektor A2, Pasirlangu,Cisarua, Kabupaten Bandung Barat ANTARA/Ilham Nugraha

INDOSBERITA.ID BANDUNG BARAT – Operasi pencarian korban tanah longsor di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, memasuki hari kesembilan dengan strategi baru. Tim SAR gabungan meningkatkan jangkauan penyisiran area sekaligus memperketat prosedur keselamatan di tengah potensi longsor susulan.

Perluasan area kerja dilakukan setelah penambahan personel dan unsur pendukung di lapangan. Seluruh sektor pencarian kini diprioritaskan agar tidak ada titik yang terlewat dalam proses penyisiran.

Kepala Kantor SAR Bandung, Ade Dian Permana, mengatakan penataan ulang sektor dilakukan untuk memaksimalkan efektivitas operasi sekaligus mengurangi risiko bagi petugas. Setiap pergerakan tim didasarkan pada hasil evaluasi kondisi tanah dan stabilitas lereng.

Data sementara mencatat total warga terdampak mencapai 158 orang. Dari jumlah tersebut, 78 orang berhasil selamat, 70 korban telah ditemukan dan dievakuasi, sementara 10 orang lainnya masih dalam pencarian karena diduga tertimbun material longsor.

Sebelum operasi dimulai, tim melakukan pemantauan udara menggunakan drone sejak pagi hari untuk memetakan kontur longsoran, mengidentifikasi zona rawan, serta menentukan jalur aman bagi evakuasi. Hasil pemetaan menjadi dasar pembagian area kerja tim di lapangan.

Unit K-9 juga kembali diterjunkan untuk membantu mendeteksi titik-titik yang dicurigai menjadi lokasi korban. Anjing pelacak menyisir sejumlah sektor utama yang telah ditentukan berdasarkan analisis visual dan laporan warga.

Selain pencarian manual dan teknis, operasi turut didukung alat berat berbagai kapasitas yang dioperasikan secara bertahap.Penggunaan alat difokuskan pada area dengan tingkat risiko lebih rendah setelah dinyatakan aman oleh petugas keselamatan.

Operasi SAR melibatkan ribuan personel lintas instansi, mulai dari Basarnas, TNI, Polri, BPBD, pemerintah daerah, hingga relawan. Tim gabungan menegaskan pencarian akan terus dilanjutkan secara terkoordinasi sampai seluruh korban yang hilang berhasil ditemukan.(Zr)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *