Mengenal Daftar Imam Tetap Masjidil Haram dan Masjid Nabawi

Daftar Imam Tetap Masjidil Haram dan Masjid Nabawi

Masjid Haram Mekkah,Photo https://wallpaperaccess.com/

INDOSBERITA.ID.JAKARTA – Masjidil Haram dan Masjid Nabawi menjadi dua masjid paling mulia dalam ajaran Islam sekaligus magnet spiritual bagi jutaan umat Muslim dari berbagai penjuru dunia. Setiap tahun, kedua masjid suci ini tidak pernah sepi dari jamaah yang datang untuk beribadah, berdoa, dan menelusuri jejak sejarah Islam.

Masjidil Haram yang terletak di Kota Makkah, Arab Saudi, merupakan pusat ibadah umat Islam. Di dalamnya berdiri Ka’bah, bangunan suci yang menjadi kiblat shalat seluruh Muslim di dunia. Seluruh rangkaian ibadah haji dan umrah pun berpusat di masjid ini, menjadikannya sebagai simbol persatuan umat Islam tanpa memandang perbedaan bangsa dan bahasa.

Sementara itu, Masjid Nabawi berada di Kota Madinah dan dikenal sebagai masjid Rasulullah SAW. Masjid ini memiliki nilai sejarah yang sangat tinggi karena di dalamnya terdapat makam Nabi Muhammad SAW, serta makam dua sahabat terdekat beliau, Abu Bakar Ash-Shiddiq dan Umar bin Khattab. Masjid Nabawi juga menjadi saksi awal perkembangan Islam dan pusat dakwah Rasulullah.

Untuk menjaga kekhusyukan dan ketertiban pelaksanaan shalat fardhu serta ibadah lainnya, Presidensi Urusan Umum Dua Masjid Suci Arab Saudi menetapkan sejumlah imam tetap yang bertugas memimpin shalat di Masjidil Haram dan Masjid Nabawi. Para imam ini dipilih dari kalangan ulama yang memiliki keilmuan mendalam, akhlak mulia, serta reputasi yang diakui dunia Islam.

Imam Masjidil Haram

Masjidil Haram saat ini dipimpin oleh para imam ternama, di antaranya Syekh Prof. Dr. Abdurrahman As-Sudais yang telah mengabdi sejak 1984. Selain itu, terdapat pula Syekh Dr. Shalih bin Humaid dan Syekh Dr. Usamah Khayyath yang dikenal luas karena keilmuan dan bacaan Al-Qur’annya.

Nama-nama lain yang juga menjadi imam tetap Masjidil Haram antara lain Syekh Prof. Dr. Faishal Ghazawi, Syekh Prof. Dr. Abdullah Al Juhany, Syekh Dr. Maher Al Mu’aiqly, Syekh Dr. Bandar Balilah, serta Syekh Prof. Dr. Yasser Al Dosary. Pada tahun 2024, dua imam baru turut ditetapkan, yakni Syekh Badr At-Turki dan Syekh Dr. Al Walid Asy-Syamsan.

Imam Masjid Nabawi

Di Masjid Nabawi, para imam tetap juga berasal dari ulama-ulama terkemuka. Syekh Dr. Ali Al Hudzaify menjadi salah satu imam senior yang telah bertugas sejak 1979. Selain itu, terdapat Syekh Dr. Abdul Bari Ats-Tsubaity, Syekh Dr. Abdul Muhsin Al Qasim, dan Syekh Dr. Sholah Al Budair.

Imam lainnya yang memimpin shalat di Masjid Nabawi antara lain Syekh Dr. Husain Alu Syekh, Syekh Abdullah Al Bu’ayjan, Syekh Ahmad Thalib Hamed, Syekh Dr. Ahmad Al Hudzaify, serta Syekh Dr. Khalid Al Muhana. Pada tahun 2024, Presidensi kembali mengangkat dua imam baru, yakni Syekh Prof. Dr. Muhammad Barhaji dan Syekh Dr. Abdullah Al Qarafi.

Dengan adanya para imam tersebut, pelaksanaan ibadah di Masjidil Haram dan Masjid Nabawi diharapkan senantiasa berlangsung dengan tertib, khusyuk, dan sesuai tuntunan syariat Islam, sehingga kedua masjid suci ini tetap menjadi pusat spiritual umat Islam dunia.

Sumber: https://kabarbaitullah.jatimnetwork.com/

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *