Piala Asia Wanita 2026: Bonus Tetap, Kritik Mengalir

Piala Asia Wanita 2026. (cbus super stadium/cbus super stadium)
INDOSBERITA.ID.SYDNEY – Kejuaraan Sepak Bola Wanita Asia 2026 yang akan digelar di Australia pada 1–21 Maret mendatang dipastikan tidak mengalami kenaikan hadiah uang. Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) menegaskan total hadiah tetap US$ 1,8 juta (sekitar Rp 30,2 miliar), sama seperti edisi 2022, meskipun turnamen ini disebut-sebut sebagai yang tersukses dalam sejarah dan menandai 50 tahun sepak bola wanita tingkat nasional di Asia.
Kebijakan ini memicu kekecewaan, terutama karena hanya empat tim teratas yang mendapatkan bonus, sementara 20 tim lainnya pulang tanpa insentif. Menurut Guardian Australia, stagnasi hadiah bertolak belakang dengan pertumbuhan pesat sepak bola wanita dari sisi profesionalisme, eksposur media, dan nilai komersial. Survei FIFPro pasca-Piala Asia Wanita 2022 menunjukkan 87 persen pemain menilai gaji dan bonus perlu ditingkatkan.
Jelang edisi 2026, sebagian besar pemain dari negara peserta menandatangani surat terbuka kepada AFC agar membuka dialog mengenai bonus, namun belum ada respons konkret.
Jika dibandingkan dengan turnamen wanita di benua lain, Asia berada di posisi terendah. Kejuaraan Wanita Eropa 2025 menyediakan total hadiah US$ 47,2 juta, Kejuaraan Wanita Afrika 2024 sebesar US$ 3,475 juta, dan turnamen Amerika Utara & Tengah 2024 mencapai US$ 3,7 juta. Copa America Wanita 2025 memberi US$ 2 juta. Perbandingan dengan kompetisi putra juga mencolok: Piala Asia Putra 2023 menyediakan total hadiah US$ 14,8 juta, termasuk US$ 200.000 bagi setiap tim peserta, sementara mayoritas tim putri pulang tanpa bonus.
AFC menekankan fokus mereka pada pengembangan jangka panjang sepak bola wanita Asia, dengan besaran hadiah bergantung pada pendapatan komersial yang masih berkembang. Namun, FIFPro Asia-Oseania menilai menunggu perbaikan di masa depan tidak tepat, apalagi dengan Australia sebagai tuan rumah dan tren global yang menunjukkan investasi besar pada sepak bola wanita.
Ironisnya, Kejuaraan Klub Wanita Asia yang baru berdiri kurang dari dua tahun sudah memberikan total hadiah US$ 1,5 juta untuk juara dan runner-up, serta US$ 100.000 bagi setiap tim fase grup — hampir menyamai total hadiah Piala Asia Wanita. Hal ini menimbulkan pertanyaan soal keseriusan AFC dalam memberikan penghargaan yang setara bagi pemain wanita di level nasional.




